TribunJambi/

Tak Perlu Angkut Air Lagi, 400 Rumah akan Dialiri Air Bersih

Harapan warga tiga desa, Bukit Bumi Raya, Perdamai dan Argo Sari, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun mendapatkan

Tak Perlu Angkut Air Lagi, 400 Rumah akan Dialiri Air Bersih
NET
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Harapan warga tiga desa, Bukit Bumi Raya, Perdamai dan Argo Sari, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun mendapatkan pasokan air bersih bakal terwujud. Pada tahun ini rumah-rumah warga telah bisa menikmati aliran air bersih yang bersumber pengelolaan air minum berbasis masyarakat (Pamsimas).

Hal itu disampaikan Plt Kadis PU Sarolangun, Arif Hamdani melalui Kabid Cipta Karya, Olie Suryono ditemui di ruang kerjanya, Senin (8/5).

Olie mengatakan, pada 2014 lalu, pihaknya telah membangun Pamsimas di tiga desa tersebut. Namun sejuah ini sumber air tersebut belum mengalir ke rumah-rumah warga.

“Pembangunan Pamsimas di tiga tersebut berlanjut. Tahun 2017 ini, kita akan alirkan air tersebut ke rumah-rumah warga,” kata Olie.

Dia menyebutkan, ada 400 rumah yang akan dialiri air bersih langsung ke rumah warga. Sehingga warga tidak perlu lagi susah payah mengangkut air dari tower pamsimas yang ada itu.

“Ada 400 rumah di tiga desa tersebut yang akan kita aliri air bersih,” jelasnya.

Katanya, pemasangan pipa jaringan ke rumah warga tersebut merupakan dana hibah pemerintah pusat. Namun terlebih dahulu ditanggulangi oleh dana APBD Sarolangun.

“Nanti setelah dibangun, dilaporkan ke pusat dan dana tersebut diganti oleh pusat,” jelasnya.

Dia menyebutkan, warga yang mendapatkan air bersih tersebut diutamakan warga yang berpenghasilan rendah. Namun dari jumlah tersebut dia meyakini seluruh rumah warga yang ada di tiga desa itu bisa teraliri air bersih.

“Tiga desa yang kita bangun pamsimas ini, merupakan desa yang rawan kekeringan, karena jauh dari sungai. Sumber air mereka selama ini dari sumur gali, tapi jika musim kemarau sering kekeringan,” ucapnya.

Diungkapkannya, banyak keuntungan yang didapatkan warga dari pamsimas. Selain kebutuhan air bersih terpenuhi, pihak desa juga bisa menambah pendapatan desa.

“Sebab pengelolaannya nanti diserahkan kepada pihak desa. Jadi pihak bisa bisa memungut biaya dari air tersebut,” ungkapnya.

Pembangunan fasilitas umum ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Wargapun mengucapkan terima kasih banyak kepada pemerintah yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya sarana air bersih ini. Setidaknya masyarakat tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan air bersih,” ungkap Yani warga desa Argo Sari.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help