TribunJambi/

Nahrizal Berharap Pemilihan Kepala Kemenag Sportif

Seleksi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kamenag) di empat Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi telah dikeluarkan.

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Seleksi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kamenag) di empat Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi telah dikeluarkan. Terdapat tiga nama besar sesuai peringkat hasil asesmen yakni dari Kemenag Kabupaten Kerinci, Kota Sungai Penuh, Merangin, dan Batanghari.

Namun saat ini beredar informasi dikalangan peserta asesmen di Kanwil Kementerian Agama, bahwa proses asesmen yang dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi hanya sebagai formalitas. Sehingga diduga sudah tidak lagi melihat kemampuan calon.

Sumber Tribun yang tak mau ditulis namanya menyebutkan adanya permainan usai proses asesmen calon Kemenag kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

"Sudah beredar kabar adanya permainan uang pasca keluarnya hasil asesmen tiga besar calon Kakankemenag kabupaten/kota,"

Ia menyebutkan kalau berdasarkan peringkat tentu sudah ada nama-nama calon Kakankemenag yang mendapatkan peringkat teratas dalam asesmen. "Namun ini lain, kita khawatir ada permainan uang dalam seleksi akhir ini. Karena tinggal dipilih satu orang untuk dilantik langsung sebagai kepala Kemenag," ungkapnya.

Selain itu tangggapan dari seorang peserta asesmen Kakankamenag, Nahrizal mengatakan saat ini memang dirinya juga proses pelaksanaan mengikuti asesmen Calon Kepala Kemenag Kota Sungaipenuh. Bahkan masuk diperingkat pertama berdasarkan hasil tes asesmen.

Pria yang juga Pgs Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci ini mengatakan proses asesmen sudah diikuti dengan baik. Namun dalam perjalanan usai asesmen sepertinya sudah tidak lagi sesuai pada tujuan dilakukan proses asesmen.

"Kita sudah berbuat, proses asesmen sudah kita ikuti dan berjalan dengan baik. Tapi kita lihat diakhir ini ada beberapa pihak punya kepentingan, sehingga tidak lagi melihat dari hasil asesmen secara sportif. Kita ingin membangun kementerian agama kedepannya yang lebih baik sesuai aturan dan perundangan yang berlaku," katanya.

Nahrizal hanya berharap agar hasil asesmen tes benar-benar sportif dilakukan. "Kalau dilihat dari regulasi yang terjadi saat ini, maka kita tidak sanggup mengikutinya tapi kalau sportif kita siap membenahi Kementerian agama. Kita berharap asesmem sportif," tambahnya

Zefni, Urusan Kepegawaian Kemenag Jambi dikonfirmasi mengatakan proses asesmen berjalan dengan baik. Ia menyebut tak ada permainan dalam hal ini. "Tidak ada permainan uang dalam pelaksanaan asessmen. Terimakasih konfirmasinya," ungkapnya.

Sedangkan Karo Kementerian Agama RI, Azamadi menanggapi hasil asesemen mengatakan hasil tiga besar sudah diusulkan ke Kementerian Agama RI. Ia menyebutkan dari hasil tiga orang yang lulus di masing-masing kabupaten/kota itu sudah memenuhi syarat.

"Kegiatan asessmen insaallah sudah standar. karena sudah dikonsul dengan kita. Tentang digaan permainan itu sebelumnya itu bisa saja karena menduga-duga. Yang diusulkan ke kita sudah hasil pansel dan memenuhi syarat," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help