TribunJambi/

Kasus Penipuan

Tergiur Penjualan Emas, Dua Bocah di Muara Bulian Ditipu Dibawa ke Jambi

Apa yang dialami bocah berusia belasan tahun warga Lorong Kalimantan Rt 23/06 Kecamatan Muara Bulian, bisa menjadi

Tergiur Penjualan Emas, Dua Bocah di Muara Bulian Ditipu Dibawa ke Jambi
Net
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Apa yang dialami bocah berusia belasan tahun warga Lorong Kalimantan Rt 23/06 Kecamatan Muara Bulian, bisa menjadi pelajaran berharga.

Bagaimana tidak, dirinya harus rela kehilangan satu unit motor jenis Yamaha dengan Nopol BH 6538 FC setelah ditipu oleh dua orang tak dikenalnya pada Rabu (3/5).

Kejadian ini dialami oleh AB (13) yang merupakan anak dari Hikmah (38) dan Haili (40) serta seorang rekannya, yakni RR (14). Kejadian berawal saat Rabu (3/5) siang, seorang tetangga korban mengira AB dan RR mengalami penculikan dan pencurian sebab hingga Magrib usai tak kunjung pulang ke rumah. "Iya, sore itu AB samo RR yang keno culik, motornyo ilang, cuman sekarang anaknyo sudah ketemu di Jambi, pada hari yang sama namun saat malam." ujar Amat, tetangga korban.

Mendapatkan laporan tersebut keluarga korban bersama kerabat langsung menjemput korban di Polsek Pal 10 Jambi. Hal ini pun dibenarkan Hikmah, Ibu AB. “Kami dikasih tau, kalau anak kami ruponyo di sana (Jambi),” isak Hikmah.

Kejadian ini bermula pada Rabu (3/5) sekitar pukul 14.00 WIB AB bersama RR pergi ke taman internet di Jalan Pramuka Muara Bulian. Setibanya di taman internet tak berselang lama, mereka melihat seorang ibu menggunakan motor melewati mereka dan menjatuhkan bungkusan kecil. Saat dicek oleh kedua anak tersebut di dalam bungkusan kecil itu berisi emas beserta surat-suratnya yang ternyata palsu.

Tak lama berselang datang dua orng pemuda menghampiri mereka yang kemudian mengajak untuk menjual emas tersebut ke Jambi. Karena tergiur akan uang yang dijanjikan,mereka pun menuruti permintaan dua orang pemuda tersebut ke Jambi untuk menjual emas tersebut. Sekira pukul 15.00 WIB, AB pergi ke Jambi dengan mengendarai motor Yamaha Mio J miliknya yang dikendarai oleh salah seorang pemuda yang tak dikenal, dan temannya RR bersama pemuda yang satunya lagi menggunakan motor Yamaha Vega Z-R. 

Sesampainya di Simpang Rimbo Kota Jambi mereka berpisah. RR bersama pelaku yang memboncengnya dibawa ke dekat mesjid Nurdin Hamzah, pelaku beralasan ingin ke rumah saudara di sekitar mesjid. Sementara AB bersama pelaku lainnya di bawa ke Simpang Rumah Sakit Jiwa dan diturunkan di sana. Pelaku pun beralasan ingin meminjam uang dengan kerabat untuk membeli minyak motor. Akan tetapi sampai Pukul 18.30 WIB kedua pelaku tak kunjung menjemput AB dan RR serta motor yamaha mio J milik AB juga tak kunjung datang.

“Waktu tuh anak kami AB, nunggu didekat bangunan belum jadi. Hari mau hujan, dak lama ada tukang bawa anak kami ke tempat pak RT. Setelah anak kami cerita sama pak RT, barulah pak RT ngasih tau kawannya yang di Bulian untuk kasih tau kami kalau anak kami di sana,” jelas Hikmah.

“malam tuh juga kami ke Jambi sekitar jam 10 malam,” timpalnya.

Sementara itu terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kota Baru Iptu Taroni Zebua, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Saat ini kasus penipuan yang dialami kedua anak tersebut tengah ditangani Polsek Kota Baru, Jambi dan tengah dilakukan penyidikan oleh tim penyidik Polsek Kota Baru.

"Ya, saat ini tengah dilakukan penyidikan, dikenakan Pasal 378 junto 372 tentang penipuan dan penggelapan, jika pelaku tertangkap pelaku dapat dikenakan ancaman 5 tahun kurungan" Jelasnya.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help