TribunJambi/
Home »

Sport

» Tinju

Baru Raih Kemenangan ke-19, Joshua Ditantang Petinju AS

Tantangan datang dari petinju Amerika Serikat (AS), Deontay Wilder. Dia adalah pemegang sabuk gelar juara dunia versi WBC.

Baru Raih Kemenangan ke-19, Joshua Ditantang Petinju AS
AFP/BEN STANSALL
Petinju Inggris, Anthony Joshua (kiri), sedang bertarung dengan Wladimir Klitschko (Ukraina) pada laga yang diselenggarakan di Stadion Wembley, London, Sabtu (29/4/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM, LONDON - Petinju kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua (Inggris), baru saja meraih kemenangan ke-19 dalam karier profesionalnya. Kini, dia sudah mendapat tantangan dari petinju lain.

Tantangan datang dari petinju Amerika Serikat (AS), Deontay Wilder. Dia adalah pemegang sabuk gelar juara dunia versi WBC.

Joshua dinyatakan menang technical knockout (TKO) atas Wladimir Klitschko (Ukraina) pada ronde ke-11 laga yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Sabtu (29/4/2017).

Kini, ia menyandang gelar IBF, WBA, dan IBO, serta memiliki rekor 19 kemenangan KO dari 19 laga.

Wilder menyaksikan langsung kedigdayaan Joshua dari pinggir ring. Dia berharap suatu saat nanti bisa menjadi lawan Joshua dalam sebuah pertarungan akbar.

"Seperti yang saya katakan sebelumnya, ini semua tentang penyatuan gelar. Saya ingin mendapatkan sabuk lainnya," kata Wilder kepada Sky Sports News.

"Setiap kali saya ke sini (Inggris), saya mendapatkan respons yang baik. Jadi, jika saya harus kembali, saya akan datang dengan tangan terbuka," tutur petinju 31 tahun itu.

Seperti halnya Joshua, Wilder pun merupakan petinju yang belum terkalahkan sepanjang karier profesionalnya.

Dari 38 pertandingan, Wilder memenangi 37 di antaranya dengan cara KO. Adapun satu laga sisanya dimenangi lewat keunggulan angka.

Selain itu, Wilder juga pernah membela negaranya dalam ajang Olimpiade Beijing 2008. Saat itu, Wilder meraih medali perunggu.

Gelar WBC yang dimiliki Wilder merupakan hasil kemenangan KO-nya atas sesama petinju AS, Kelvin Price, pada 15 Desember 2012.

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help