TribunJambi/

Partai Hanura Lihat Kemenangan Anies-Sandi Akibat Limpahan Suara Agus-Sylvi

Partai Hanura melihat kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI putaran dua karena mendapat limpahan suara dari pasangan Agus-Sylvi.

Partai Hanura Lihat Kemenangan Anies-Sandi Akibat Limpahan Suara Agus-Sylvi
(Kompas.com/Robertus Belarminus)
Calon gubernur DKI Anies Baswedan bertandang ke rumah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan. Pertemuan yang dilakukan malam hari di hari terakhir masa kampanye putaran kedua Pilkada DKI 2017 itu menurut Anies dalam rangka konsolidasi relawan. Sabtu (15/4/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM - Partai Hanura melihat kemenangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI putaran dua karena mendapat limpahan suara dari pasangan Agus-Sylvi.

Hanura mengusung pasangan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI Jakarta. Ahok-Djarot menang dalam Pilkada DKI Jakarta putaran pertama. Namun, pasangan nomor urut dua itu kalah diputaran kedua.

"Jadi suara kita bertahan, sedangkan nomor 3 (Anies-Sandi) mendapat limpahan dari suara yang memilih nomor 1 (Agus-Sylvi) pada putaran pertama," kata Wasekjen Hanura Dadang Rusdiana melalui pesan singkat, Jumat (21/4/2017).

Atas hasil tersebut, Dadang menilai Partai Politik yang mendukung di putaran dua tidak bisa solid mengkosolidasi kekuatannya.

Dadang mengatakan partai-partai yang mengawal pasangan Ahok-Djarot sejak awal tidak kendur dalam memberikan dukungan.

PDIP, Hanura, Golkar dan NasDem tetap solid mengusung pasangan itu. "Maksud saya yang mendukung belakangan di putaran 2 tidak menambah suara," kata Dadang.

Anggota Komisi X itu mengakui agama menjadi isu yang sensitif dan berdampak besar pada kekalahan Ahok-Djarot.

Sementara, isu sembako tidak mempengaruhi perolehan suara dalam putaran dua. "Kalau isu sembako kan setiap pilkada pasti selalu ada. Isu agama yang paling efektif. Apalagi isu ini kan yang menyita perhatian semua orang," ujar Dadang.

Editor: rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help