Anies Sebut Pertemuannya dengan JK Hanya Silaturami Biasa Sebagai Keluarga

Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan pertemuannya dengan wakil presiden Jusuf Kalla, Kamis (20/4/2017).

Anies Sebut Pertemuannya dengan JK Hanya Silaturami Biasa Sebagai Keluarga
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut Tiga Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) berpelukan usai memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil hitung cepat (quick count) di Kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM - Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membeberkan pertemuannya dengan wakil presiden Jusuf Kalla, Kamis (20/4/2017).

Menurut Anies, pertemuan dengan Jusuf Kalla (JK) hanya silaturahmi biasa.

"Silaturahmi biasa. Pak JK bukan orang lain. Beliau orang tua kita dan hubungannya panjang," kata Anies di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, (21/4/2017).

Anies mengatakan pertemuannya dengan JK bersifat pribadi. Ia datang ke rumah dinas Wakil Presiden di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, bukan sebagai Calon Gubernur dan Jusuf Kalla yang ditemui bukan sebagai Wapres. "Saya ketemu ya sebagai pribadi saya dan dengan pribadi Pak JK," katanya.

Anies mengaku hubungan dengan Jusuf Kalla sudah seperti hubungan keluarga.

Jusuf Kalla sering bertandang ke rumahnya di Yogyakarta, begitu pula sebaliknya ia sering mendatangi rumah Jusuf Kalla.

"Pak JK itu Wapres atau tidak, hubungan kita dekat. Pak JK menempatkan saya sebagai bukan orang lain, tapi sebagai keluarga," katanya.

‎Sebelumnya JK juga membenarkan pertemuannya dengan Anies Baswedan. Dalam pertemuan tersebut JK meminta Anies mempelajari masalah yang nyata terjadi di masyarakat.

‎"Soalnya masalah yang kelihatan saat kampanye beda sama yang kejadian di masyarakat," katanya.

Menurut JK, Anies memiliki waktu lima bulan sebelum pelantikan sebagai gubernur DKI pada Oktober mendatang untuk mempelajari masalah real di masyarakat.

Karena itu, Anies diminta untuk berkomunikasi dengan gubernur dan wakil gubernur Jakarta yang masih dijabat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) - Djarot Saiful Hidayat.

"Ada waktu lima bulan buat belajar sebelum dilantik. Jadi diminta jaga komunikasi dengan Ahok Djarot. Biar bisa diskusi soal seluk beluk Jakarta," katanya.

Editor: rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help