Ada yang Belum Miliki Staf, UPTD di Merangin Kembali Dileburkan

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kabupaten Merangin kembali dileburkan. Awalnya 10 UPTD, kini dileburkan menjadi 24 UPTD

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kabupaten Merangin kembali dileburkan. Awalnya 10 UPTD, kini dileburkan menjadi 24 UPTD atau disesuaikan dengan jumlah Kecamatan di Kabupaten Merangin.

Namun peleburan UPTD Pendidikan ini masih terkendala dengan staf atau pegawai. Sebab ada UPTD yang sama sekali belum memiliki staf. Hal ini tentu akan menjadi kendala bagi kepala UPTD untuk melaksanakan tugas dan fungsinya.

Wakil Bupati Merangin, Khafied Moen mengakui hal itu. Menurutnya, itu akan segera diisi stafnya dan akan disusun oleh Dinas Pendidikan Kebudayaan, bersama Badan Kepegawaian Daerah.

“Ya ada UPTD Tabir Timur. Itu dulu stafnya bergeser ke kantor camat, ya jadi kosong. Ini segera kita isi stafnya oleh dinas pendidikan dan kepegawaian,” kata Wabup.

Wabup juga mengakui, untuk Kantor UPTD saat ini belum begitu memadai. Meski demikian, Ia mengharapkan kepala UPTD tetap dapat melasakana tugas dan fungsinya.

“Kalau untuk kantor sudah ada semua. Walau belum begitu memadai. Namun kita berharap Kepala UPTD yang dilantik dapat melaksanakan Tupoksinya,” ujar Wabup.

Wabup juga menjelaskan, terkait kembali dileburkannya UPTD pendidikan dari 10 menjadi 24 unit. Menurutnya hal itu berkaitan dengan efesiensi dan efektifitas kinerja UPTD pendidikan beberpa tahun belakangan ini.

“Jadi dulu ada 24 UPTD, dikembalikan menjadi 10 karena untuk efisiensi. Namun seiring waktu berjalan ternyata itu tidak efektif. Dan saat ini kita ingin ini semua berjalan efisiensi dan efektif, maka kita kembalikan menjadi 24 lagi,” terang Wabup.

Peleburan UPTD pendidikan menjadi 24 ini dilakukan dengan pelantikan Kepala UPTD. Ada 27 Kepala UPTD yang dilantik oleh Wabup, diantaranya 24 UPTD pendidikan, dua UPTD Pertanian dan satu UPTD sangar seni di Tabir. (pit)

Penulis: heru
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help