TribunJambi/

Adv

Rembuk Nasional Perencanaan PTKIN se-Indonesia 2017 di UIN STS Jambi

IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang telah berubah nama menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Rembuk Nasional Perencanaan PTKIN se-Indonesia 2017 di UIN STS Jambi
ist
Rembuk Nasional Perencanaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia 2017, yang diadakan pada tgl.19-22 April 2017. 

JAMBI- IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang telah berubah nama menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dipercaya oleh Kementerian Agama Republik Indonesia menjadi tuan rumah Rembuk Nasional Perencanaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia 2017, yang diadakan pada tgl.19-22 April 2017.

Rembuk nasional yang diadakan ini lebih difokuskan pada pendalaman dan sosialisasi revisi PMK 33/PMK.02/2016 tentang SBM 2017,Arsitektur dan Informasi kinerja (ADIK) 2017 dan SOP revisi Anggaran tahun 2017.

Rembuk Nasional perencanaan PTIKN Se-Indonesia 2017 dibuka oleh Staf ahli gubernur bidang kemasyarakatan dan SDM HM Dianto mewakili Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli, Rabu (19/4).

Gubernur menyambut baik Rembuk nasional yang diadakan ini, semoga dapat bersinergi dengan program pemerintah jambi dalam pembangunan daerah.

Turut mendampingi Kepala bagian perencanaan direktorat jendral pendidikan islam kementerian agama RI Kastolan,M.Pd., Direktur pendidikan tinggi dan kebudayaan kementerian Bappenas RI Amik Al-Humami,Ph.D., dan Rektor UIN STS Jambi H.Hadri Hasan.

Rembuk nasional ini merupakan salah satu upaya Direktorat pendidikan Islam kementerian agama republik Indonesia untuk melakukan kajian mendalam dalam rangka penyempurnaan regulasi dan sistem perencanaan dan penganggaran dilingkungan perguruan tinggi keagamaan islam negeri (PTKIN).

Rektor H.Hadri Hasan ungkap rasa bangga atas kepercayaan Dirjen pendidikan islam Kemenag RI pada UIN STS Jambi sebagai tuan rumah Rembuk nasional ini,

“Semoga kegiatan ini memberi manfaat bagi perkembangan dan kemajuan PTKIN kementerian agama RI dan memberikan pengaruh yang positif bagi kemaslahatan umat dan bangsa ini”,ujar rektor H.Hadri Hasan

“Peserta yang diundang meliputi Wakil rektor 2, Kepala biro perencanaan dan keuangan, dan Tim dari PTKIN se-Indonesia, sebanyak 297 orang yang berasal dari 56 perguruan tinggi islam seluruh Indonesia, baik itu UIN, IAIN, dan STAIN”, tambah ketua panitia Johannis. (*)

Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help