TribunJambi/

Masih Banyak Pelanggaran di Zona Merah, Dishub akan Sosialisasi Perda Lalu Lintas

Dinas perhubungan kota Jambi akan sosialisaikan terkait perda lalu lintas, melihat masih maraknya parkir liar di kawasan zona merah

Masih Banyak Pelanggaran di Zona Merah, Dishub akan Sosialisasi Perda Lalu Lintas
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Dinas perhubungan kota Jambi akan sosialisaikan terkait perda lalu lintas, melihat masih maraknya parkir liar di kawasan zona merah dan penyeberangan anak sekolah. Rabu (19/4). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Dinas perhubungan kota Jambi akan sosialisaikan terkait perda lalu lintas, melihat masih maraknya parkir liar di kawasan zona merah dan penyeberangan anak sekolah. Rabu (19/4).

Kesadaran masyarakat akan parkir di kota Jambi masih memprihatinkan, bukan hanya mengganggu lalu lintas parkir liar juga kerap dijumpai di kawasan zona merah penyeberangan anak sekolah yang termasuk RHK.

Dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi M. Saleh Ridha, melalui sambungan ponsel pribadinya mengatakan, terkait parkir liar yang memang masih banyak terjadi di kota jambi. bukan hanya jalan kota namun juga jalan provinsi terutama di kawasan yang sudah jelas dilarang parkir seperti bahu jalan dan juga kawasan zona merah atau aspal merah yang berada di depan sarana pendidikan.

Seperti yang terjadi di depan SMA Adhyaksa Jambi dan SMK IV, di depan sekolah tersebut terdapat aspal merah yang merupakan zona keselamatan untuk menyeberang bagi para siswa. namun masih banyak dijumpai kendaraan yang parkir sembarangan di kawasan larangan tersebut.

"Kalo di kawasan Adhyaksa tersebut, alasan mereka tidak adanya lahan parkir dan mereka parkir di sana, dan kita juga sudah berikan teguran dan peringatan kepada mereka," ujarnya.

Dikatakannya pula, mengenai hal tersebut pihaknya dalam waktu dekat akan segera menyosialisasikan perda baru tentang penderekan, yang diatur dalam perda No 4 tahun 2017 tentang lalulintas dan angkutan jalan.

"Dua minggu lagi kita akan turun untuk menyosialisasikan terkait perda tersebut bersama instansi terkait, ke depannya diharapkan tidak ada lagi parkir liar ," Jelasnya.

Selain itu terkait peraturan RHK yang berada di persimpangan lampu merah, sudah jelas menjadi kawasan berhenti kendaraan roda dua. meski kenyataannya kerap ada pelanggar yang dilakukan oleh pengrndara roda empat, untuk sanksinya jelas tilang namun yang berhak melakukan penilangan hanya kepolisian.

"Kalo kita hanya penderekan untuk tilang kendaraan pribadi tugas kepolisian, kecuali truk barang yang masuk kota kita bisa melakukan penilangan," pungkasnya. (usn)

Penulis: Abdullah Usman
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help