Home »

Bisnis

» Mikro

Wow, Lacak Berbahan Resam Karya Warga Mestong ini Dipasarkan Hingga Keluar Negeri

Sejak digaungkan oleh Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli, Lacak atau penutup kepala khas Provinsi Jambi banyak digunakan masyarakat

Wow, Lacak Berbahan Resam Karya Warga Mestong ini Dipasarkan Hingga Keluar Negeri
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Abdi Nur (58) wargaā€ˇ Mestong Muaro Jambi perajin lacak berbahan Resam 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak digaungkan oleh Gubernur Jambi H Zumi Zola Zulkifli, Lacak atau penutup kepala khas Provinsi Jambi banyak digunakan masyarakat.

Lacak Jambi ini rata-rata terbuat dari kain batik Jambi, ada juga yang dikombinasi dengan kain-kain lain.

Abdi Nur (58) warga? Mestong Muaro Jambi
Abdi Nur (58) warga? Mestong Muaro Jambi (TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR)

Nah kali ini lacaknya beda. Lacaknya terbuat dari pakis Resam. Pembuatnya adalah Abdi Nur (58) warga‎ Mestong Muaro Jambi.

Kepada Tribunjambi Abdi Nur mengatakan bahwa lacak Resam sudah dibuat ‎sejak lacak membumming di Jambi.

"Sejak orang sibuk-sibuk pake lacak dulu, saya langsung buat juga," kata Abdi Nur.

Membuat lacak yang dirajut dari Resam bukanlah pekara mudah bagi kita-kita, namun bagi dia, itu hal yang sepele. Dalam satu hari ia bisa menyelesaikan lebih dari satu lacak.

"Kalu dak punyo gawean lain, setengah hari bisa selesai satu lacak," katanya lagi.

Produk dari Resam bukan hanya lacak saja yang dimilikinya, namun banyak lagi kerjinan lain yang berbahan Resam. Seperti topi, tas, gelang, cincin dan kerajinan lainnya.

Abdi Nur mengatakan, Resam bukan bahan baku yang sembarangan. Resam merupakan tumbuhan liar yang banyak manfaatnya. Diantaranya mencegah masuk angin, membantu kerja fungsi hati, mencegah diare, menyehatkan paru-paru dan jantung dan khasihat lainnya. Dan itu sudah dibuktikan dengan penelitian oleh para pakar.

"Jadi lacak Resam bukan sembarang lacak, gelang Resam bukan sembarang gelang, begitu juga cincin. Jadi kita buat ini banyak khasiatnya," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: muzakkir
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help