Orangtua Jangan Hanya Sibuk Memantau Pemerintah, Tapi Lupa Dengan Perkembangan Mental Anak

Perkembangan teknologi semakinn hari semakin meningkat. Tak sedikit anak-anak terjebak dalam pengaruh negatif teknologi

Orangtua Jangan Hanya Sibuk Memantau Pemerintah, Tapi Lupa Dengan Perkembangan Mental Anak
ANDROID 

TRIBUNJAMBI.COM - Perkembangan teknologi semakinn hari semakin meningkat. Tak sedikit anak-anak terjebak dalam pengaruh negatif teknologi. Maka orang tua mesti memantau mental anak-anak mereka.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sarolangun, Febrianti ditemui, Rabu (5/4).

"Kita terus mengimbau masyarakat dan orang tua untuk terus memperhatikan dan memantau perkembangan mental anak,” kata Febriati.

Ia mengatakan, langkah tersebut dianggap penting bagi pemerintah karena besarnya pengaruh lingkungan. Perkembangan teknologi yang semakin meningkat, mempengaruhi perkembangan mental anak.

“Jadi, orang tua atau masyarakat secara umum jangan hanya sibuk melihat dan memantau Pemerintah dari sisi perkembangan pembangunan infrastruktur saja, sehingga lupa memantau perkembangan mental anak-anak kita,” sebutnya.

Katanya, upaya ini menjadi penting bagi Pemkab, karena sesuai dengan Program Pemerintah pusat. Program nawa cita Presiden Joko Widodo, tentang Revolusi Mental.

Ia menjelaskan, terhadap upaya itu pihaknya terus melakukan sosialisasi ketengah masyarakat. Agar kemudian pemahaman masyarakat dan orang tua akan hal tersebut terus meningkat.

“Kita ini kan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, jadi memang masih banyak yang harus dilakukan terutama soal sosialisasi terkait keberadaan kita, sebelum soal tupoksi kita,” tuturnya.

Dia menuturkan, sudah menemukan berbagai persoalan terkait hal-hal yang merusak perkembangan mental anak. Salah satunya, pengaruh teknologi yang pengunaannya tanpa pengawasan orang tua.

“Itu ada kita temukan, ada anak umur 7 tahun melakukan pelecehan terhadap balita umur 4 tahun. Dan itu terjadi karena sang anak sering melihat adegan dewasa di ponsel. Ini sangat menghkawatirkan,” ungkapnya.

Penulis: heru
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help