TribunJambi/

Otomotif

Selalu Cek Pengapian dalam Merawat Motor Tua

BARANG jadul alias jaman dulu selalu punya cerita. Bagi sebagian orang tidak mudah menjual atau membuang barang-barang tersebut.

Selalu Cek Pengapian dalam Merawat Motor Tua
ISTIMEWA

TRIBUNJAMBI.COM - BARANG jadul alias jaman dulu selalu punya cerita. Bagi sebagian orang tidak mudah menjual atau membuang barang-barang tersebut.

Seperti motor tua. Meski sebagian tidak menjadi kendaraan utama lagi namun motor tua tetap mangkal digarasi.

Sejarah membeli dan menggunakan motor itu dinilai lebih mahal dari harga motor itu sendiri. Sehingga ada sebagian orang yang memilih mempertahankan motor tua daripada menjualnya.

Lantas masih bisakah motor tua digunakan selayaknya sebuah kendaraan untuk mempermudah angkutan sehari-hari? Tentu bisa. Namun anda harus telaten dan rutin melakukan perawatan supaya motor tua tetap oke dibawa bepergian dan tidak mogok ditengah perjalanan.

Fredi dari komunitas Honda Classic Cycle Jambi (HCC Jambi) mengatakan ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar motor tua anda tetap layak dibawa jalan.

"Mesti selalu di cek pengapiannya. Platina dan karburatornyo harus sehat," katanya, Kamis (17/3).

Dijelaskan Fredi masalah motor tua yang sering terjadi itu biasa karena pengapiannya.

"Sehingga motor sering kumat-kumat. Jadi kalau ada kendala atau rewel cek dulu pengapiannya ini," sebutnya.

Sementara itu agar motor tua anda bisa dipacu dengan kecepatan yang tinggi, kata Fredy sparepartnya mesti diganti yang bagus. Seperti piston. Jika tidak kendaraan tua anda hanya bisa dipacu pada kecepatan sedang dibawah 80 km/jam.

Untuk rangka motor sendiri, kata Fredi motor tua justru menggunakan rangka berbahan yang lebih bagus.

"Besi-besinya bagus dan kuat. Tidak ada masalah. Bahannya beda dengan motor-motor keluaran baru. Lebih tahan lama dan jarang makan karat," pungkasnya.

Tidak Masalah pakai Premium

PENGGUNAAN bahan bakar premium menurut Fredi masih layak untuk menjalankan motor tua Anda.

Meski demikian, pria yang berprofesi sebagai mekanik ini tidak mengelak bahwa penggunaan bahan bakar tanpa timbal seperti pertamax atau pertalite jauh lebih baik.
"Pakai bensin tidak masalah. Zaman dulu kan orang juga pakainya cuma bensin," tandasnya.

Penulis: rida
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help