TribunJambi/

Kasus Pembunuhan

Astaga! Malu Hasil Hubungan Gelap, Janda Buang Bayi ke Sumur

Seorang janda berinisial NM (30) warga desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun diamankan polisi.

Astaga! Malu Hasil Hubungan Gelap, Janda Buang Bayi ke Sumur
Kompas.com
Ilustrasi sumur 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Seorang janda berinisial NM (30) warga desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun diamankan polisi. Ibu satu anak ini diamankan, lantaran membuang bayi hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda.

Bayi perempuan yang baru berumur empat hari itu ditemukan oleh warga di dalam sumur di kebun sawit di desa setempat pada 11 Maret lalu. Berawal pada 10 Maret seorang warga, Tugimin mendapat SMS dari orang tak dikenal.

SMS yang dikirim ke ponsel milik Tugimin, meminta agar Tugimin pergi ke sumur yang berada di dalam kebun sawit di desa Bukit Suban. Mendapat SMS tersebut, pada Sabtu (11/3) Tugimin mendatangi sumur yang dimaksud.

Di dalam sumur, saksi melihat ada bungkusan kain. Untuk mengangkat bungkusan kain itu, saksi lalu memanggil warga lainnya.

Setelah diangkat ternyata di dalam bungkusan kain tersebut terdapat seorang bayi wanita. Penemuan bayi munggil yang sudah tak bernyawa itu lalu dilaporkan ke perangkat desa setempat.

Anggota Polsek Air Hitam yang mendapat informasi tersebut lalu mendatanggi TKP. Oleh polisi bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskemas.

“Setelah itu bagian reskrim melakukan cek TKP ulang dan memeriksa saksi-saksi,” kata Kapoles Sarolangun, Senin (20/3).

Setelah dilakukan penyidikan, akhirnya diketahui orang tua bayi malang itu. Orang tua bayi juga merupakan pelaku yang membuang bayi tersebut.

“Kini pelaku yang merupakan orang tua bayi tersebut telah kita amankan,” ungkapnya.

Disebutkannya, berdasarkan keterangan pelaku dirinya tega membuat darah dagingnya karena panik dan malu. Sebab bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda.

“Saat mengandung selama sembilan bulan, tersangka juga menutupi kandungannya dari warga dan keluarganya,” jelas Kapolres.

Ditemui di Mapolres janda yang telah dua tahun pisah dengan suaminya ini tertunduk lesu. Bagian Jilbab yang dikenakannya tak pernah lepas untuk menutupinya.

Hanya beberapa patah kata dia menjawab pertanyaan sejumlah wartawan. Namun dia mengakui perbuatannya tersebut.

“Saya melahirkan sendiri di rumah. Karena malu dan panik saya jadi khilaf dan membuang bayi tersebut ke sumur. Saya benar-benar sangat menyesal,” akunya.

Disebutkannya, bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda asal Mentawak Ulu. Untuk menutupi kandungannya, dia menyembuyikan dengan cara memakai pakaian berukuran besar.

“Keluarga dan warga tidak ada yang tahu saya mengandung,” singkatnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help