Tour de Singkarak Batal Lewati Kerinci

Tour de Singkarak dipastikan dihelat Agustus mendatang di wilayah Sumatera Barat. Event balap sepeda internasional ini sebelumnya

Tour de Singkarak Batal Lewati Kerinci
Net

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Tour de Singkarak dipastikan dihelat Agustus mendatang di wilayah Sumatera Barat. Event balap sepeda internasional ini sebelumnya diusulkan untuk melintasi Kabupaten Kerinci yang berbatasan langsung dengan \Kabupaten Solok Selatan.

Namun hasilnya, koordinasi Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kerinci dengan panitia Tour de Singkarak di Padang menyampaikan tidak bisa melintasi Kerinci tahun ini. Kepala Dinas Pariwisata kabupaten Kerinci, Ardinal mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi. Ia menyebutkan batalnya lawatan peserta Tour de Singkarak melewati Kerinci bukan karena tak adanya persiapan Pemkab Kerinci. Namun karena berbagai faktor, satu di antaranya jalan nasional dari Solsel sampai Kerinci yang belum dibenahi.

"Tour de Singkarak 2017 kita telah berkoordinasi dengan panitia Padang. Tahun ini belum bisa lewati Kerinci. Kendala pertama jalan dari Sumbar ke Kerinci. Diperbaiki dulu tahun ini. Kalau kita siap bersamaan dengan FMPDK," katanya kepada Tribun, Minggu (19/3).

Ia mengatakan, target even Tour de Singkarak yang selanjutnya sudah bisa sampai di Kerinci yang memiliki berbagai destinasi wisata.

"Kita lihat perkembangan kedepan kementerian pariwisata," sebutnya

Disamping itu, Ardinal menyampaikan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Kerinci, bakal melaksanakan memorandum of understanding (MoU) dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB-TNKS) Kerinci, dalam hal pengelolaan kawasan Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh.

Pasalnya, selama ini, kontribusi wisatawan ke Gunung Kerinci dan Danau Gunung tidak signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi Pemerintah Kabupaten Kerinci. Untuk itu, kata dia, objek wisata di dalam kawasan TNKS perlu dilakukan kerjasama.

Dia menambahkan, saat ini pihak telah membuat Draf MoU dengan TNKS dalam pengelolaan Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh yang disebutkan Danau Tertinggi di Asia Tenggaran.

"Ya, saat ini draf MoU itu sedang dikaji dan diteliti bagian Hukum Setda Kerinci sebelum dilakukan penandanganan dengan BB-TNKS Kerinci, untuk saat ini baru Dua yakni Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh,"jelasnya.

Dia menyebutkan, terkait dengan rencana MoU ini telah dikoodinasikan dengan BB-TNKS Kerinci dan telah ada respon positif. "Kalau dari TNKS sudah ada respon positif untuk MoU itu, mudah-mudahan bisa telaksana nantinyan,"katanya.

Dia berharap jika adanya MoU nantinya, bisa meningkatkan wisatawan baik lokal maupun wancanegara yang berkunjung ke Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh. "Mudah-mudahan bisa memberikan kontribusi bagi kita (Kerinci) dalam meningkat PAD di Kerinci," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help