Health and Beauty

Tingkatkan Asupan Protein Hewani pada Bayi, Ini Sebabnya

BAYI dan anak merupakan individu yang memiliki resiko tinggi terjadinya kekurangan zat besi dalam tubuh karena cepatnya pertumbuhan

Tingkatkan Asupan Protein Hewani pada Bayi, Ini Sebabnya
Net

TRIBUNJAMBI.COM - BAYI dan anak merupakan individu yang memiliki resiko tinggi terjadinya kekurangan zat besi dalam tubuh karena cepatnya pertumbuhan mereka.

Volume otak bayi berfungsi total pada tahun pertama kehidupan dan mencapai 80-90% volume otak orang dewasa pada tahun kedua.

"Sangat penting tersedianya kadar besi yang cukup pada masa ini karena besi berperan dalam perkembangan susunan saraf pusat yang berkorelasi dengan perkembangan dan perilaku bayi," kata dr Byanicha Aurora.

Akibat rendahnya asupan besi dalam diet dan pertumbuhan yang cepat pada tahun pertama, angka kejadian tertinggi defisiensi besi umumnya terjadi pada 2 tahun pertama kehidupan.

Bayi cukup bulan yang mendapatkan ASI ekslusif memperoleh asupan zat besi yang mencukupi kebutuhan fisiologisnya hingga 4 bulan pertama selain itu bayi cukup bulan memiliki cadangan besi yang baik sampai usia 4-6 bulan.

Tetapi setelah lewat 4 bulan risiko kekurangan zat besi akan meningkat karena kadar zat besi dalam ASI berkurang. Pada bayi yang berumur 6 bulan, saat dimana bayi sudah harus mendapatkan makanan pendamping, cadangan besi pada tubuhnya sudah mendekati nilai (hampir habis), sehingga bayi tersebut harus mendapatkan asupan zat besi 97% dari makanan pendampingnya.

Bayi setelah 6 bulan memerlukan pasokan zat besi 11 mg perharinya, pasokan zat besi sulit dipenuhi dari MP ASI jika sebagian besar makanan terdiri dari sumber nabati dan kurang beraneka ragam.

Daging dan beberapa sumber makanan hewani bersifat meningkatkan penyerapan zat besi. Sedangkan makanan nabati yang mengadung asam fitat (biji-bijian) merupakan penghambat penyerapan zat besi. (ridaefriani)

Konsumsi Sayuran dan Buah
REKOMENDASI Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) tentang makanan padat pertama yang diberikan kepada bayi adalah diberikan tepung beras yang diperkaya zat besi.

Pemberian makanan padat ini hanya berjalan beberapa hari saja, jika bayi telah beradaptasi dengan makanan barunya dan tidak ditemukan tanda-tanda alergi, maka bayi boleh diberikan makanan padat yang terdiri dari campuran berbagai bahan makanan.

Pentingnya memberi makan daging merah sebagai sumber zat besi minimum 5 porsi (1porsi setara dengan 1 kotak korek api) sumber daging meliputi daging merah 3 kali dan ibu juga dinasihati memberikan hati ayam dan jantung, pentingnya memberikan sayuran dan buah terutama buah sumber vitamin C tiap hari, minimal sehari sekali berikan MPASI yang diperkaya zat besi. (ridaefriani)

Gejala yang Dialami Anak
- Lemas
- lebih suka tidur-tiduran,
- Sering mengantuk
- Anak rewel
- Lebih mudah sakit
Faktor Penyebab
- Riwayat kelahiran premature
- Paparan terhadap logam berat
- ASI ekslusif tanpa suplementasi besi
- Konsumsi MP ASI rendah zat besi
- Pola makan yang salah
- Terlalu banyak minum susu formula
- Infeksi kronis
- Infeksi cacing

Penulis: rida
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help