OJK Menilai Waktu Inilah saat Kinerja IHSG Capai Rekor

Sementara itu, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp2,487 triliun pada Jumat (17/3/2017). Dengan demikian, sepanjang 2017...

OJK Menilai Waktu Inilah saat Kinerja IHSG Capai Rekor
kompas.com
Ilustrasi.

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bahwa kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI yang mencapai rekor baru pada Jumat (17/3/2017) menunjukan kondisi ekonomi dan industri pasar modal domestik kondusif.

"Pasar yang kondusif membuat demand dari investor meningkat, sehingga harga-harga menjadi bagus dan indeks BEI mencapai rekor baru. Jadi, pencapaian rekor indeks BEI karena banyak transaksi termasuk dari investor asing," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Nurhaida di Jakarta, Sabtu (18/3/2017).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (17/3) kemarin, IHSG mengalami penguatan sebesar 22,19 poin atau 0,40 persen menjadi 5.540,43 poin, sekaligus menjadi level tertinggi sepanjang sejarah di industri pasar modal. Rekor penutupan IHSG sebelumnya terjadi pada 7 April 2015 di level 5.523,29 poin.

Sementara itu, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp2,487 triliun pada Jumat (17/3/2017). Dengan demikian, sepanjang tahun 2017 ini investor asing telah membukukan beli bersih sebesar Rp4,288 triliun.

"Memang kemarin (17/3/2017) aksi beli oleh investor asing lumayan besar hingga mencapai Rp2 triliun lebih. Jadi, rekor pencapaian indeks BEI karena banyaknya transaksi baik dari domestik dan asing," tutur Nurhaida.

Untuk itu OJK akan terus mengupayakan sektor keuangan tetap kondusif, sehingga kepercayaan investor tetap terjaga. Dengan begitu, pasar modal Indonesia menjadi lebih menarik dan efisien.

"Banyak hal yang menjadi dasar pertimbangan keputusan investasi baik investor domestik maupun global, OJK akan mengupayakan semaksimal mungkin semua faktor kondusif. Yang perlu kita antisipasi adalah ekonomi global, kalau global belum terlalu mendukung kita upayakan di domestik," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Komunikasi BEI, Yulianto Aji Sadono mengatakan, sejalan dengan penguatan IHSG, nilai kapitalisasi pasar BEI juga mencatatkan rekor tertingginya menjadi ke posisi Rp 6.018,79 triliun.
Sumber: antaranews.com

Editor: duanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help