FOTO: Jalan Putus di Desa Ture

Kondisi pascabencana banjir di 7 kecamatan yang ada di Batanghari, sudah mulai terlihat. Seperti tanaman yang membusuk atau mulai

FOTO: Jalan Putus di Desa Ture
TRIBUN JAMBI/SUCI RAHAYU

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Kondisi pascabencana banjir di 7 kecamatan yang ada di Batanghari, sudah mulai terlihat.

Seperti tanaman yang membusuk atau mulai membusuk, bau tidak sedap serta rusaknya infrastruktur berupa jalan, baik jalan desa maupun jalan kabupaten, seperti yang terjadi di RT 06 Desa Ture Kecamatan Pemayung.

Jalan ini menjadi penghubung desa Ture dan Pulau Betung ke luar, meski ada jalan lain yakni lewat Desa Lubuk Ruso dengan jarak yang lebih jauh.

Dikatakan anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Batanghari, Roji yang turun langsung ke lokasi, saat ini desa setempat menyiasati jalan yang terbawa air ini dengan membuat jembatan darurat.

"Menggunakan batang pohon kelapa yang disusun berjajar, kendaraan roda dua memang bisa lewat namun kendaraan roda empat tidak bisa,bisa harus memutar lewat Desa Lubuk Ruso yang lebih jauh," katanya, Minggu (19/3).

Status jalan ini adalah jalan kabupaten, jalan sepanjang 6 meter, lebar 4 meter dan kedalaman 1,7 meter dengan gorong-gorong dibawahnya ini tidak bisa menampung air, sehingga terjadi runtuh.

19032017_jalan putus
19032017_jalan putus (TRIBUN JAMBI/SUCI RAHAYU)

Akibatnya, terganggunya kelancaran mobilisasi orang dan barang yang menghubungkan beberapa desa di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) di kecamatan Pemayung.

Terpisah, Kabid Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang , A Somad mengatakan jika pihaknya sudah mendapat informasi terkait kerusakan jalan di Desa Ture. "Namun belum tahu pasti tepatnya dimana, besok kami baru akan turun ke lokasi," katanya.

Tahun ini melalui APBD Murni, lanjutnya memang ada alokasi untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan dari Simpang Selat-Lubuk Ruso. "Kami perlu pastikan dulu apakah masuk ruas jalan itu yang dilaporkan rusak itu," imbuhnya.

Menurutnya, pascabanjir ini cukup banyak laporan yang masuk ke PUPR terkait kerusakan jalan kabupaten dan jalan lingkungan.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help