TribunJambi/

DH Kaget Ruangan VIP di RSUD MHAT Kerinci sudah Diboking

Seorang keluarga pasien, DH warga di Kecamatan Setinjau Laut merasa kaget dan kecewa saat membawa keluargannya ke

DH Kaget Ruangan VIP di RSUD MHAT Kerinci sudah Diboking
IST
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen HA Thalib

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Seorang keluarga pasien, DH warga di Kecamatan Setinjau Laut merasa kaget dan kecewa saat membawa keluargannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mayjen H A Thalib (MHAT) Kerinci.

Ia mengeluhkan pelayanan yang diberikan pihak rumah sakit terhadap pasien yang datang untuk berobat dan dirawat. DH mengungkapkan seorang keluarganya mengalami sakit perut beberapa hari lalu, hingga mengharuskan untuk dirawat di RSUD MHAT Kerinci. Namun sesampainya di RSUD MHAT Kerinci, pasien yang menggunakan BPJS kelas II itu terlebih dahulu ditempatkan di ruangan yang berisi 3 orang.

Namun demikian karena pasien mempunyai anak balita yang masih menyusui yang juga dalam keadaan sakit. Mereka meminta, untuk pindah ker uangan yang berisi khusus satu pasien. Dengan maksudnya agar lebih aman untuk menyusui dan kesehatan anaknya.

"Awalnya kami mintak pindah ruangan, karena mengingat anak pasien masih menyusui dan kondisi kesehatannya waktu itu juga lemah seperti ibunya," ungkapnya.

Setelah itu, saat mencari ruangan di Kelas VIP, terdapat 2 ruangan yang kosong. Keluarga pasien pun langsung melaporkan ke bagian pertanggung jawaban ruangan. Ketika itulah, keluarga pasien merasa kecewa. Pasalnya, jawaban dari petugas RSU mengatakan, bahwa dua ruangan yang kosong tersebut sudah di boking (pesan) terlebih dahulu oleh pasien lain yang diwaktu itu belum sampai di Rumah Sakit.

"Itu sudah di-boking, sebentar lagi pasiennya mau dibawa ke Rumah Sakit," ujar DH menirukan jawaban seorang petugas RSUD MHAT Kerinci.

Mendengar jawaban tersebut, keluarga pasien kecewa. DH kaget dengan ruangan RSUD MHAT Kerinci dari segi kamar ternyata sudah dipesan lebih dulu. "Kami merasa kaget juga kok ada yang bisa boking ruangan rumah sakit, sudah seperti hotel saja," katanya.

Karena mendengar jawaban tersebut, sehingha keluarganya tetap menjalani perawatan diruangan lainnya.

Sementara itu manajemen rumah sakit umum, dikatakan Direktur RSUD MHAT Kerinci Noviarzen, melalui Kabid SIM RSUD MHAT Kerinci, Israwadi saat dihubugi Tribun membantah adanya sistem boking di rumah sakit daerah itu.

Ia mengatakan tak boleh ada yang pesan kamar dulu sebelum masuk rumah sakit. Ia tegaskan kalau ada ditemukan hal seperti itu, pasien agar secepatnya dilaporkan, untuk bisa ditindaklanjuti. "Kita tidak menerima sistem boking, lagian tak ada yang bisa sistem pesan. jika ada secepatnya untuk dilaporkan," tegasnya.

Isrwadi mengatakan untuk pemesanan ruangan RSUD MHAT Kerinci melakukan sistem antre. Ketentuannya keluarga pasien terlebih dahulu mendaftarkan di bagian IGD. Setelah itu, menunggu panggilan sesuai nomor urut yang telah terdaftar, jika terdapat ruangan yang sudah kosong langsung bisa masuk.

Dijelaskannya, sampai saat ini memang RSUD MHAT Kerinci masih kekurangan ruangan inap. Tak sebanding ruangan yang ada dengan jumlah penduduk Kota Sungai Penuh dan Kerinci yang mencapai 400 ribu jiwa. Karen kendala kita sekarang masih kekurangan ruangan, makanya buat sistem antre.

Saat ini, kata dia, RSUD MHAT Kerinci sedang berupaya menambah ruangan kelas III sebanyak 30 ruangan pada tahun ini ditargetkan selesai. "30 ruangan kelas III ini bisa mengurangi kekurangan ruangan kita," tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help