Baru 141 Sertifikat dari Target 4.800

Dari target penerbitan 4.800 sertifikat dari Program Nasional (Prona) untuk Kabupaten Batanghari, sampai triwulan pertama

Baru 141 Sertifikat dari Target 4.800
Net

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dari target penerbitan 4.800 sertifikat dari Program Nasional (Prona) untuk Kabupaten Batanghari, sampai triwulan pertama ini baru diterbitkan 141 sertifikat.

Hal ini seperti dikatakan Plt Kepala Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Batanghari, Santoso. Menurutnya, pada triwulan pertama ini pihak BPN menargetkan penyelesaian 500 sertifikat.

“Tapi sekarang baru 141sertifikat yang baru selesai, kami optimis target 500 hingga akhir Maret nanti tercapai dengan catatan lembur, begitu juga Sabtu Minggu lembur,” tutur Santoso.

Dari target 4.800 persil, terdiri dari Prona sebanyak 4.300 persil, untuk petani 300 persil, nelayan 50 persil dan UKM sebanyak 150 persil.

Terkait penerbitan sertifikat terhadap jenis-jenis tersebut harus melalui rekomendasi yang dikeluarkan oleh pihak atau dinas terkait seperti misalnya dinas kehutanan, perkebunan, pertanian, dan perdagangan. "Wajib menyertakan surat rekomendasi dari dinas terkait untuk pengurusan Prona ini," imbuhnya.

Program Prona fokus pada 6 desa, yankni Desa Ture, Pulau Betung, Kembang Seri Baru, Terusan, Sungai Ruan Ilir, dan Rengas 9.

"Kami fokus untuk wilayah ini, namun pengurusan Prona untuk wilayah lain juga dilayani," ujarnya.

“Kendalanya mungkin banyak waktu di kebun aktivitas masyarakat yang padat jadi masyarakat enggan untuk ke BPN mengurusnya apalagi jarak yang jauh. Selain itu kita minta kades diharapkan berperan aktif, karena yang kades yang aktif akan kita utamakan,” tambah Santoso.

Terkait adanya isu Pungutan Liar (Pungli) yang menyertai program Prona ini, Santoso mengatakan jika pihaknya kedepan akan berkoordinasi dengan tim Saber Pungli Batanghari.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help