14 Rumah dan Toko di Kuala Tungkal Ludes Terbakar

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Untuk kesekian kali, kebakaran kembali terjadi di kawasan Jalan Sriwijaya,

Laporan wartawan Tribun Dunan

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL – Untuk kesekian kali, kebakaran kembali terjadi di kawasan Jalan Sriwijaya, Gang Kelinci, Kuala Tungkal. Setelah kebakaran ruko di sana akhir Februari lalu, kemarin (18/3) api menghanguskan 16 bangunan di sana.

Terdata, setidaknya 14 unit rumah dan toko di RT 12 Kecamatan Tungkal Ilir, hangus terbakar. Sedangkan dua unit lainnya rusak ringan. Kejadian nahas diperkirakan bermula sekitar pukul 06.30.

Purwadi, Sekretaris Damkar Tanjab Barat ketika dikonfirmasi Tribun bilang, bahkan AC yang terpasang di bangunan milik Pemkab Tanjab Barat dibuat meleleh terkena paparan panas si jago merah.

“Api sudah bisa dikendalikan pukul 07.30. kita sudah mulai melakukan pendinginan lokasi,” sebutnya.

Meski tidak mengetahui secara pasti sumber api tapi, Purwadi menangkap kabar di lapangan bahwa api pertama kali terlihat dari rumah makan. Menurutnya itu, sudah menjadi ranah pihak kepolisian untuk mengungkap.

Sementara itu, Mukhtasaro, warga sekitar bercerita ia mengetahui kebakaran saat api sudah membesar. Rumahnya sendiri berada hanya lima pintu dari rumah yang terbakar.

“Saya sedang tidur, dengar teriakan warga saya bangun, dan membantu memadamkan dengan alat seadanya,’’ jelasnya.

Kata dia api pertama kali terlihat dari salah satu rumah makan. “Tapi untuk asal api apakah dari korsleting listrik atau kompor saya tidak tahu pasti,” ujar Mukhtasaro.

Untuk diketahui, dari 14 unit bangunan yang ludes terbakar, lima diantaranya merupakan toko baju, sepatu dan aksesori. Lalu lima lainnya adalah rumah makan, satu rumah kos dan tiga rumah warga. Termasuk yang terbakar adalah Rumah Makan Nikmat yang cukup populer di Kuala Tungkal.

Purwadi mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara pasti sumber api dari mana asalnya. Kata dia, pihak damkar menurunkan empat unit armada, dibantu mesin dari BPBD, dan 2 unit mobil pemadam Yayasan Budhi Luhur. Selain itu, tambahnya, juga dibantu oleh aparat dan masyarakat.

Sekretaris Damkar ini menjelaskan mengapa api bisa cepat menghanguskan 14 unit rumah karena kontruksi bangunan semi permanen. Terlebih jarak bangunan dengan bangunan lain sangat berdekatan. "Untuk jumlah kerugian belum bisa ditaksir," kata Purwadi.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Jambi, Dalmanto menuturkan ada tiga saksi yang melihat awal kebakaran tersebut. Masing-masing, Ketua RT 12 Anton, warga setempat dan seorang karyawan rumah makan di lokasi kebakaran. (dun/kur)

Penulis: dunan
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help