Bentrok Warga

GALERI FOTO: Bentrok Dua Warga di Kerinci, Bupati Minta Tahan Diri

Sejumlah warga terlibat keributan gara-gara sengketa tanah di desa Kebun Baru, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci, Selasa

GALERI FOTO: Bentrok Dua Warga di Kerinci, Bupati Minta Tahan Diri
TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Sejumlah warga terlibat keributan gara-gara sengketa tanah di desa Kebun Baru, Kecamatan Gunung Raya, Kerinci, Selasa (14/3). Keributan ini sempat hingga bentrok antara warga Pulau Sangkar, Kecamatan Bukit Kerman dengan desa Kebun Baru, Kecamatan Gunung Raya.

Informasi yang diperoleh keributan ini terjadi disebabkan warga Pulau Sangkar ingin menertibkan tanah wilayat Ulayat Rencong Telang yang menurut mereka diduga dikuasai oknum tertentu. Dengan tanpa dilengkapi surat-surat yang jelas dan warga juga meminta dikembalikan ke asalnya. Informasi yang diterima, seorang warga setempat dikabarkan yang mengalami luka dibagian kaki.

Kapolsek Gunung Raya, Iptu Dolizar saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Ia mengatakan keributan dua kelompok warga yakni warga Pulau Sangkar dan Kebun Baru. Pihaknya bersama ratusan polisi berada di lokasi, mengamankan situasi.

14032017_hentrok2
(TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

Kendati sempat terjadi bentrok, namun saat ini kondisi sudah kembali normal. "Iya, saat ini Polres Kerinci sedang di TKP dan ratusan anggota Polres Kerinci ditambah anggota Polsek diturunkan untuk melerai bentrok agar tidak meluas," katanya.

Kasat Shabara, Iptu Syarifudin Amir dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya bersama ratusan anggota polisi sedang berada di Kebun Baru untuk mengamankan warga supaya tidak terjadi lagi bentrok. "Bentrok terjadi sekitar pukul 13.00 Wib, sekarang kita masih siaga di lokasi bentrok," sebutnya.

Camat Gunung Raya, Asmawi mengatakan sore ini Pemerintahan Kabupaten Kerinci bersama orang-orang terkait telah melaksanakan rapat dalam rangka persiapan untuk musyawarah dengan kedua desa yang bersengketa. "Masalah tanah, hampir sama seperti permasalahan di Tamiai dulu. beberapa hari yang lalu sempat ribut. Tapi bisa diselesaikan, Rabu (15/3) direncanakan pertemuan kedua belah pihak di Kantor Bupati Kerinci," sebutnya.

14032017_bentrok
 (TRIBUN JAMBI/HENDRI DEDE PUTRA)

Sementara itu, Bupati Kerinci, H Adi Rozal mengaku mendapat laporan keributan permasalahan tanah tersebut. Namun dia meminta kepada Asisten I, camat, Kesbangpol Kerinci untuk menyelesaikan dengan musyawarah. Bupati meminta agar masyarakat tenang, tak terbawa emosi. Karena persoalan ini bisa diselesaikan dengan baik-baik antar kedua pihak.

"Kita minta warga menahan diri dulu. Ini bisa diselesaikan dengan baik-baik. Yang harus dipastikan, masuk wilayah adat manakah itu, apa Lekuk 50 tumbi atau Rencong Telang. Nantinya akan diselesaikan" tandasnya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help