TribunJambi/

Musibah Banjir

Petani Hanya Dapat Panen 2 Kali

Jika biasanya warga di desa Kehidupan Baru, Kecamatan Maro Sebo Ilir dalam memanen buah kelapa sawit hingga 3 kali

Petani Hanya Dapat Panen 2 Kali
ISTIMEWA

Laporan Wartawan Tribun Jambi Heri Prihartono

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Jika biasanya warga di desa Kehidupan Baru, Kecamatan Maro Sebo Ilir dalam memanen buah kelapa sawit hingga 3 kali dalam sebulan, kini hanya dapat dilakukan 2 kali.

Hal ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut beberapa minggu terakhir membuat lahan warga tergenang air sehingga buah sawit tak dapat dibawa mobil keluar lahan.

"Dampaknya buah gak bisa keluar sebab hampir di semua hamparan terkena banjir," jelas Ketua KUD Karya Lestari, Agus Minggu (12/3).

Dari 14 hamparan yang ada di desa tersebut terdampak banjir, sebab jika satu hamparan  banjir maka berimbas pada hamparan lain yang melalui jalur tersebut.

Ditambahkan Agus masa panen warga harus tertunda hingga 7 hari, sehingga dalam sebulan tak dapat dipanen 3 kali.

Bahkan tandanan buah sawit kerap membusuk karena telat masa panen.

Sekretaris Desa Kehidupan Baru Dedek menjelaskan kondisi seperti ini membuat banyak warganya berdiam diri di rumah karena tak ada aktivitas di kebun. 

Sugeng warga setempat juga mengakui jika kondisi penhujan membuat buah tak dapat terangkut sehingga berdampak pada aktivitas petani.

Penulis: heri prihartono
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help