TribunJambi/

Pengelola Kawasan GBK Senayan Raup Rp 210 Miliar Selama Tahun 2016

Pencapaian itu diperoleh PPK-GBK karena berhasil mencari sumber pendapatan lainnya termasuk dari kerja sama dengan pihak swasta

Pengelola Kawasan GBK Senayan Raup Rp 210 Miliar Selama Tahun 2016
Kompas.com
Stadion Gelora Bung Karno 

TRIBUNJAMBI.COM - Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPK-GBK) Senayan mengaku mencapai target pendapatan selama 2016 silam kendati harus menutup venue-venue olahraga selama renovasi untuk Asian Games 2018.

Pencapaian itu diperoleh PPK-GBK karena berhasil mencari sumber pendapatan lainnya termasuk dari kerja sama dengan pihak swasta dalam bisnis properti komersial di sekitarnya.

"Pendapatan kami termasuk internal income dari bunga deposito, sponsorship, media luar ruang, dan mitra bisnis properti komersial itu realisasinya Rp 210 miliar," ujar Direktur Utama PPK-GBK Winarto, kepada KompasProperti, di Kantor PPK-GBK Jakarta, Senin (13/3/2017).

Kendati demikian, Winarto enggan membeberkan persentase yang diperoleh dari setiap sektor pendapatan.

Namun, jika venue olahraga dibuka, realisasi pendapatan bisa lebih besar lagi. Pasalnya, pendapatan dari venue-venue olahraga tiap tahunnya bisa mencapai Rp 60 miliar.

Guna menutupi kekurangan itu, PPK-GBK mencari sumber pendapatan lainnya yang telah dia sebutkan sebelumnya.

Kondisi hampir sama juga kembali dihadapi PPK-GBK pada tahun ini lantaran venue-venue olahraga tersebut masih ditutup selama 12 bulan terkait penyelesaian renovasi Asian Games 2018.

"Tahun ini venue tutup satu tahun penuh. Meski begitu target pendapatan tahun ini bisa tumbuh 10-15 persen dibanding 2016," tuntas dia.

Editor: bandot
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help