Home »

Techno

» Apps

Printer 3D Ini Bisa Membangun Rumah dalam Waktu Tak Sampai 24 Jam

TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah rumah baru seluas 37 meter persegi, berbentuk melengkung, telah berdiri di luar

Printer 3D Ini Bisa Membangun Rumah dalam Waktu Tak Sampai 24 Jam
TRIBUNJAMBI/ALDINO
10112011_CV_doni_printer

TRIBUNJAMBI.COM  - Sebuah rumah baru seluas 37 meter persegi, berbentuk melengkung, telah berdiri di luar kota Moskow. Istimewanya, rumah ini didirikan bukan dengan cara konvensional melainkan dengan teknologi modern 3D printing.

Menurut Apis Cor, perusahaan startup teknologi yang membangun rumah hunian 3D pertama, proyek ini menghabiskan waktu kurang dari satu hari serta total biaya di bawah $11,000.

(Dubai Bangun Gedung Pertama di Dunia yang Seluruh Bagiannya Dicetak dengan Printer 3D)

Proses pembangunan rumah yang selesai hanya dalam 24 jam sudah pasti mencengangkan. Apalagi hasil yang ditunjukkannya adalah rumah dengan eksterior sederhana tapi nyaman juga berkualitas baik. Bagian dalam rumah pun memiliki fitur standar yang sama dengan bangunan rumah tradisional.

Apis Cor memang berharap dapat membuktikan model konstruksi yang cepat, ramah lingkungan, efisien, dan kuat. Setelah kesuksesan proyek percobaan rumah dari printer 3D, perusahaan ini menyatakan teknologi tersebut sudah siap menuju produksi massal.

(Teknologi 3D Printing Logam Akan Bantu Eksplorasi di Luar Angkasa)

"Kami ingin membantu orang-orang di seluruh dunia dalam meningkatkan kehidupannya," demikian dituturkan sang penggagas Apis Cor sekaligus penemu printer mobile, Nikita Chen-yun-tai. "Sekarang kita memiliki teknologi 3D printing dan material bangunan modern, yang mampu membangun rumah harga terjangkau, yang ramah lingkungan, dalam waktu satu hari untuk bertahan hingga 175 tahun."

Printer 3D mobile digunakan dalam mencetak bangunan berdinding beton dan partisi-partisi. Secara keseluruhan strukturnya terhubung. Proses mendirikan rumah selengkapnya dapat disimak dalam video berikut:

 
Sumber : livescience.com

Author :Gloria Samantha

Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help