Investasi

Sepekan Investasi: Dibebani Faktor Eksternal

DI AKHIR pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif 0,22% menjadi 5.390. Dalam sepekan pergerakan IHSG juga hanya

Sepekan Investasi: Dibebani Faktor Eksternal
KONTAN/CHEPPY A MUKHLIS

DI AKHIR pekan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup negatif 0,22% menjadi 5.390. Dalam sepekan pergerakan IHSG juga hanya naik tipis 0,02% dibandingkan dengan perdagangan Jumat (3/3) pekan lalu yang di level 5.389.

Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengatakan, pekan ini pergerakan IHSG lebih dibebani oleh faktor eksternal dari global, padahal kondisi ekonomi dalam negeri masih cukup baik. Paling pertama adalah penantian rilisnya data US Non-Farm Payroll turut menekan IHSG. “Sebab perilisan tersebut bisa menjadi acuan naiknya Fed Fund Rate 25 basis poin Maret ini,” katanya kepada KONTAN, Jumat (10/3).

Faktor berikutnya adalah pelemahan harga minyak dunia juga turut menekan bursa dari beberapa hari lalu. Nafan menjelaskan naiknya jumlah pasokan minyak di Amerika Serikat berimbas buruk terhadap Indonesia yang bergantung pada komoditas.

Berikut pergerakan IHSG selama sepekan:

Senin (6/3),  IHSG berhasil dibuka di zona hijau pada awal transaksi perdagangan pagi ini. Data yang dihimpun RTI menunjukkan, pada pukul 09.11 WIB, indeks mencatatkan kenaikan 0,2% menjadi 5.401,411. Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 1,351 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 429,876 miliar. Pagi ini, investor asing tampak membeli saham-saham Indonesia. Nilai net buy asing di seluruh market dan pasar reguler masing-masing mencapai Rp 6,7 miliar dan Rp 7 miliar.

Sesi I, IHSG terlihat beberapa kali keluar masuk zona hijau di akhir sesi ini. Hingga akhirnya, pada pukul 12.00 WIB, indeks berakhir sideways dengan kenaikan 0,06% menjadi 5.394,38. Volume transaksi perdagangan siang ini melibatkan 6,968 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,341 triliun.  Sementara itu, investor asing masih terlihat memburu saham-saham Indonesia. Nilai net buy asing di seluruh market dan pasar reguler siang ini masing-masing Rp 151 miliar dan Rp 132,6 miliar.

Sesi II, IHSG melaju di tengah memanasnya suhu geopolitik kawasan pasca-peluncuran rudal Korea Utara. Mengacu data RTI, indeks ditutup naik 0,35% atau 18,602 poin ke level 5.409,817. volume perdagangan 13,15 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 7,72 triliun. Meski menghijau, investor asing justru mencatatkan aksi jualnya Rp 63,531 miliar. Tapi, di pasar reguler investor asing mencatatkan beli bersih Rp 639,554 miliar.

Selasa (7/3), IHSG dibuka di dua zona. Data RTI menunjukkan, pada pukul 09.22 WIB, indeks mencatatkan penurunan sebesar 0,03% menjadi 5.408,50. Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 2,261 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 818,707 miliar. Pagi ini, investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) Rp 12,7 miliar di seluruh market dan Rp 22,1 miliar di pasar reguler.

Sesi I, IHSG  bergerak liar di sepanjang transaksi sesi ini. Hingga akhirnya, pada pukul 12.00 WIB, indeks berakhir di zona merah dengan penurunan 0,25% menjadi 5.396,043. Volume transaksi perdagangan siang ini melibatkan 7,263 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,356 triliun. Sementara itu, investor asing masih terlihat melepas saham-saham Indonesia. Nilai net sell asing di seluruh market dan pasar reguler siang ini masing-masing Rp 56,2 miliar dan Rp 76,7 miliar.

Sesi II, IHSG memerah mengakhiri penguatan perdagangan pada sesi sebelumnya saat sebagian wajah bursa Asia menghijau. Mengacu data RTI, indeks ditutup terkoreksi 0,13% atau 7,202 poin pada level 5.402,615 perdagangan. Volume perdagangan hari ini 13,56 miliar lot saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,77 triliun. Investor asing mengerem pelemahan lebih dalam IHSG. Hari ini, asing mencatatkan beli bersih Rp 41,304 miliar di pasar reguler dan Rp 87,499 miliar keseluruhan perdagangan.

Halaman
1234
Tags
investasi
Editor: fifi
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help