Ganjar Minta Distan Potret Lahan Padi Siap Panen, Bulog Turun Membeli

Ganjar meminta agar ada langkah taktis di lapangan agar harga jual petani tidak terlalu jatuh. Apalagi harga padi dijual murah di tangan tengkulak.

Ganjar Minta Distan Potret Lahan Padi Siap Panen, Bulog Turun Membeli
kompas.com
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendapat rekor MURI sebagai gubernur pertama yang berinteraksi dengan masyarakat melalui Twitter di Museum Jago, Semarang, Jumat (27/1/2017) 

TRIBUNJAMBI.COM, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginstuksikan dinas pertanian setempat untuk memotret wilayah mana saja yang akan panen raya. Pendataan lebih dini diperlukan agar badan urusan logistik (bulog) bisa masuk dan menyerap beras dari petani.

“Serap gabah (Sergap) ini difoto. Dinas daerah, saya minta (wilayah) yang akan panen dipoto, di daerah mana. Nanti Bulog dibondo, diajak ke sana, diajak beli,” ujar Ganjar, di sela Musrembang di eks Karesidenan Semarang, Kamis (9/3/2017) kemarin.

Ganjar meminta agar ada langkah taktis di lapangan agar harga jual petani tidak terlalu jatuh. Apalagi harga padi dijual murah di tangan tengkulak.

Harga padi jatuh sendiri massif terjadi di Kabupaten Demak. Harga jual padi rata-rata dibawah harga yang ditetapkan oleh Bulog. Buruknya harga jual ini sangat merugikan di tingkat petani.

“Ini masalah cuaca, beras kadar airnya tinggi. Ada dihargai Rp 3.200, lalu Rp 2.800. Kalau Bulog turun, pasti harga bisa naik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumberdaya Pemprov Jateng, Peni Rahayu mengatakan, Bulog bisa turun ke lapangan dengan memanfaatkan data yang ada di Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI).

Sistem itu telah diperbaiki secara berkala, sehingga bisa memberikan askes masuk kepada Bulog. Melalui SINPI, Bulog bisa memantau seluruh lahan pertanian yang sedang dan akan panen, kapasitas produksi, lokasi, luas lahan, komoditas, dan data lain seputar pertanian.

"Bulog bisa menawarkan harga dan bisa bertransaksi dengan petani lewat SINPI. Pembayarannya langsung transfer ke rekening petani melalui Kartu Tani," tambahnya.

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved