TribunJambi/

Napi yang Tertembak Saat Kabur dari Lapas Jambi, Akhirnya Menemui Ajalnya

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi yang

Napi yang Tertembak Saat Kabur dari Lapas Jambi, Akhirnya Menemui Ajalnya
TRIBUNJAMBI/HANIF BURHANI
Kerusuhan pecah di Lapas Klas IIA Jambi, Rabu (1/3/2017) malam, hingga lapas pun terbakar. Kerusuhan pecah sekitar pukul 19.00. Namun aksi memanas hingga menjelang tengah malam. Tahanan wanita pun dievakuasi. 

Laporan wartawan Tribun Rian

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Seorang narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Jambi yang tertembak saat kerusuhan Rabu (1/3), meninggal dunia pada Selasa (7/3) sekira pukul 08.00. Sebelumnya, dia sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara.

Pascakerusuhan, ada enam napi yang dilarikan ke rumah sakit lantaran terkena sejata aparat yang diturunkan untuk meredam kekacauan. Bahkan, seorang napi dipapah polisi karena darah bercucuran dari kakinya.

Informasi yang dihimpun Tribun, napi bernama Andi Saputra Wijaya itu merupakan terpidana kasus narkoba dengan hukuman penjara enam tahun. Diduga, bagian atas paha kiri (selangkangan;) terkena peluru.

Mendapat kabar itu, sejumlah pejabat utama Polda Jambi langsung mendatangi rumah sakit untuk melihat kondisi napi yang meninggal. Kapolresta Jambi, Kombes Pol Bernard Sibarani, juga turut berkunjung.

Saat dikonfirmasi, Kombes Pol Bernard Sibarani membenarkan ada seorang napi lapas tewas di rumah sakit. Namun, dia membantah tewasnya napi itu terkait luka tembak di tubuhnya. Dia mengatakan penyebab kematian karena ada riwayat penyakit lain.

"Masalah luka tembak itu sudah tidak ada masalah. Sudah diobati. Saya kurang tahu penyebab meninggalnya karena apa. Kemungkinan karena ada riwayat penyakit lain. Karena dia napi kasus narkoba," terangnya, saat dihubungi via telepon seluler.

Dia juga mengatakan lima napi lainnya yang tertembak tak mengalami masalah dengan lukanya. "Mereka tak ada masalah. Sudah diobati semua," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Bambang Palasara, belum bisa dihubungi telepon selulernya, terkait meninggalnya napi lapas.(adi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: ridwan
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help