Health and Beauty

Benarkah Bayi Gendut Pertanda Sehat?

SIAPA yang tidak kenal bayi bernama Jonathan R Sugianto atau yang kerap disapa Tatan (4)? Selebgram satu ini memiliki pengikut

Benarkah Bayi Gendut Pertanda Sehat?
Net

TRIBUNJAMBI.COM - SIAPA yang tidak kenal bayi bernama Jonathan R Sugianto atau yang kerap disapa Tatan (4)? Selebgram satu ini memiliki pengikut 2,4 juta orang diinstagram.

Tingkahnya yang lucu dengan postur tubuh yang gendut membuatnya begitu menggemaskan.

Tidak sedikit orang-orang menginginkan buah hatinya segendut Tatan. Tapi tahukah anda jika bayi atau anak gendut itu belum tentu sehat?

Ditemui di Rumah Sakit Siloam Jambi spesialis anak dr.Mustarim, M.Med, menegaskan bayi gendut belum tentu sehat. Bisa jadi bayi tersebut menderita obesitas. Disebutkannya ada tiga definis status gizi yaitu gizi kurang, gizi baik dan gizi lebih.

"Gizi kurang dan gizi lebih itu dua-duanya jelek. Yang bagus itu gizi baik," katanya, Kamis (23/2).

Disebutkannya, sama seperti orang dewasa, bertambah gendut tentu bertambah tidak sehat.

Dijabarkannya, pada status gizi lebih terdapat dua kategori lagi yaitu overweight dan obesitas. Obesitas memiliki berat badan jauh diatas rata-rata.

"Positif tiga standar deviasi, parameternya," kata dr Mustarim.

Bayi atau balita obesitas akan memilik daya tahan tubuh lemah. Dengan postur tubuh yang sangat berlebihan itu beban jantungnya semakin berat.

Jika sakit cukup sulit mendeteksinya seperti saat menderita demam berdarah atau kekurangan cairan. Mereka tidak menunjukan ciri-ciri fisik yang mudah terdeteksi seperti bermata cekung.

"Kita sering terkecoh. Matanya tidak cekung seperti anak normal yang kekurangan cairan. Kalau kena demam berdarah juga lebih mengkhawatirkan. Mereka juga gampang tertular penyakit," sebut dr Mustarim.

Kesalahan yang kerap terjadi adalah masyarakat bangga anaknya gendut. Semakin gendut, semakin bangga. Apalagi saat masih bayi.

"Bayi yang lahir dengan berat 4 kg itu tidak normal, berbahaya. Berat bayi normal itu 2500 gr sampai kurang dari 4000 gr. Tapi apa? Keluarganya justru bangga bilang anaknya sehat dan gemuk," kata dr Mustarim.

Dijelaskannya bayi baru lahir dengan berat sama atau lebih dari 4000 gram tidak boleh dirawat gabung dengan ibunya. Ia harus dirawat diruang pengawasan risiko tinggi. Karena berbagai risiko mengintainya seperti kekurangan gula darah dan gangguan pada otot jantung.

Penulis: rida
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help