Cakupan Imunisasi untuk SAD akan Ditingkatkan

Banyaknya SAD yang terserang campak secara bersamaan, diharapkan Rudisyaf, koordinator Warsi agar

Cakupan Imunisasi untuk SAD akan Ditingkatkan
TRIBUN JAMBI/ABDULLAH USMAN

TRIBUNJAMBI.COM, BATANGHARI - Banyaknya SAD yang terserang campak secara bersamaan, diharapkan Rudisyaf, koordinator Warsi agar pemerintah mengalokasikan sumber daya untuk kelompok SAD.

"Tidak hanya dana, namun juga sumber daya manusia dan infrastruktur. Pemerintah harus memperhatikan orang rimba ini," katanya.

Setidaknya, ambulans keliling beserta tenaga medis. "Ambulans keliling yang bisa menjangkau sampai ke lokasi SAD, selain itu juga menyediakan rawat jalan. Karena memang lokasi SAD bermukim cukup jauh dari perkotaan," ujarnya.

Warsi, lanjutnya memang memiliki satu unit ambulans namun karena hanya memiliki satu unit kadang tidak bisa menjangkau ke seluruh pemukiman SAD.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Kesehatan Batanghari, Elfi Yennie mengatakan tim mobile milik dinas sudah berupaya ke lokasi.

"Namun belum bisa, karena beberapa hari terakhir hujan, sementara akses jalan ke lokasi berlumpur. Namun sejauh ini sebagian penderita sudah datang ke Puskesmas Durian Luncuk," katanya.

Tim dari Dinkes, sudah melakukan penyelidikan epidemiologi untuk penanggulangan wabah ini. "Selain itu kami juga sedang mengupayakan penanganan atau rawat observasi di shelter, untukk menjangkau penderita yg masih di hutan," imbuhnya.

Tim mobile terus digerakkan, lanjutnya dan Dinkes sedang mengkaji upaya untuk menempatkan tenaga kesehatan di shelter Sungai Terap.

Langkah antisipasi kejadian serupa, kedepan Cakupan imunisasi harus ditingkatkan, dengan Tim mobile dari Puskesmas bersama Dinkes. Di samping terus memberikan pendidikan kesehatan pada komunitas SAD untuk mencegah penyakit menular. "Juga terus diupayakan kewaspadaan terhadap penyakit yang berpotensi wabah," imbuhnya.

Di tingkat kabupaten, Pemkab sedang mengaktifkan kembali Pokja KAT/SAD dengan melibatkan sektor terkait.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help