TribunJambi/

Mistis? Pohon Beringin Dirantai 119 Tahun karena jadi Tahanan

...maka mereka juga akan dihukum dengan cara yang sama. Tidak heran jika pohon yang dipenjara ini sering dikunjungi berbagai orang.

Mistis? Pohon Beringin Dirantai 119 Tahun karena jadi Tahanan
Sebuah Pohon Beringin Dirantai Selama 119 Tahun. 

TRIBUNJAMBI.COM - Biasanya apapun yang dirantai adalah sesuatu yang bisa bergerak. Tanda dirantai agar ia tidak pergi ke mana-mana. Namun bagaimana jika sebuah pohon di rantai? Sebuah pohon di kota Landi Kotal, Pakistan ini telah dirantai selama 119 tahun. Tapi dirantainya pohon ini bukanlah hal sembarangan. Berikut kisah mengapa pohon ini dirantai.

Pohon ini sejenis pohon beringin. Ia berada di area barak (markas) tentara Inggris. Tahun 1898, pada tengah malam ada seorang perwira militer bernama James Squid melihat sebuah pohon beringin tua dan ia berpikir jika pohon ini berjalan ke arahnya. Anggota militer ini ternyata dilaporkan sedang mabuk.

Merasa terancam oleh pohon yang berjalan itu, ia meminta seorang sersan menangkap pohon itu. Karena itu merupakan perintah atasannya, sersan itu pun merantai sang pohon dan menggantung papan bertulisan ‘I am under arrest’ atau 'Saya tahanan'.

Menurut warga, tindakan ini pada dasarnya tersirat bahwa jika ada yang berani melawan Raja, maka mereka juga akan dihukum dengan cara yang sama. Tidak heran jika pohon yang dipenjara ini sering dikunjungi berbagai orang.

Warga setempat juga mengatakan jika pohon tahanan ini adalah simbol hukum yang kejam dari hukum British Raj Frontier Crimes Regulation (FCR). Hukum yang disusun khusus untuk melawan oposisi ke pemerintahan Inggris.

Sampai saat ini, pohon tahanan ini tetap berdiri tergak di kota Landi Kotal, di wilayah Kesukuan Federal Pakistan. Ini juga merupakan pintu masuk ke Afghanistan. “Pohon ini sebagai pengingat ketidakadilan dan hukum yang tidak adil,” ucap salah satu warga.

Sumber: huffingtonpost.in , scoopwhoop.com

Editor: duanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help