TribunJambi/
Home »

News

KPK Turun ke Salah Satu BUMN Panas Bumi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan lapangan ke PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng.

KPK Turun ke Salah Satu BUMN Panas Bumi
PT Geo Dipa Energy
KPK saat melakukan kunjungan lapangan ke PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng, Rabu (15/2/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan lapangan ke PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Dieng. Dalam kunjungannya, KPK didampingi oleh PT PLN (Persero) dan Direktorat Panas Bumi, Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dalam hal ini, KPK mengirimkan Direktur Penelitian dan Pengembangan (Litbang) KPK Wawan Wardiana, dari EBTKE yakni Kasubdit Pengawasan Eksplorasi dan Eksploitasi Panas Bumi Eddy Hindiarto, dan dari PLN mengirimkan Deputi Manager Pengelolaan Pembangkit Divisi Operasi Regional Jawa Bagian Tengah, Lambas Richard Pasaribu.

Direktur Utama Geo Dipa Energi, Riki Ibrahim mengatakan, sebagai salah satu BUMN panas bumi, pihaknya merasa bertanggung jawab penuh akan program ketahanan energi untuk negara.

"Ini berarti kami sebagai BUMN panas bumi benar–benar diperhatikan oleh negara. Kami akan menjaga komitmen kami sebagai pengelola aset negara untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat," kata Riki dalam keterangannya, Jumat (17/2/2017).

Sementara itu, Direktur Litbang KPK, Wawan Wardiana memberikan arahan, bahwa KPK memiliki lima fungsi yaitu monitoring, koordinasi, supervisi, penindakan, dan pencegahan.

"Kebetulan kami yang divisi litbang melakukan fungsi monitoring segala sesuatu baik itu administrasi atau pun proses bisnis segala sesuatu milik pemerintah," terangnya.

Wawan dengan tegas menjelaskan, bahwa KPK pada dasarnya mendukung penuh program percepatan listrik pemerintah 35.000 Megawatt (MW). Dan pihaknya pun akan terus mengawal proses pencapaian megaproyek pemerintah tersebut terkait keandalan kelistrikan.

"Sekarang kami menjadi tahu bahwa Geo Dipa mengambil bagian dari program pemerintah tersebut. Berarti Geo Dipa juga menjadi salah satu aset negara yang akan kami kawal agar tidak terjadi hal–hal yang menyebabkan kerugian negara," tegasnya.

Selain memberikan arahan–arahan, KPK, EBTKE dan PLN juga melakukan kunjungan lapangan ke Pad 30, Pad 31, dan Power Plant untuk melihat secara langsung aset negara berupa sumur dan pembangkit listrik tenaga panas bumi milik Geo Dipa Energi.

Sekadar informasi, Geo Dipa Unit Dieng ditetapkan sebagai salah satu objek vital nasional sejak tahun 2012. Ini menandakan bahwa Geo Dipa Unit Dieng memiliki sifat strategis, menyangkut hajat hidup orang banyak dan memberikan kontribusi kepada Negara.

Oleh karena itu, setiap pengerjaannya akan selalu dikawal oleh pihak–pihak penegak hukum mengenai keberlangsungan bisnis Geo Dipa.

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help