TribunJambi/

Calon yang Diusung Tidak Lolos Putaran Kedua, Lulung secara Pribadi Pindah ke Pasangan Ini

Calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 yang didukung oleh politisi PPP Abraham "Lulung" Lunggana tidak lolos putaran kedua.

Calon yang Diusung Tidak Lolos Putaran Kedua, Lulung secara Pribadi Pindah ke Pasangan Ini
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pendukung Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, Lulung Lunggana, hadir dalam acara pengundian nomor urut pasangan cagub dan cawagub, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (25/10/2016) malam. Acara pengundian nomor urut ini dihadiri oleh ribuan pendukung dari ketiga pasang calon. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Berdasarkan hasil hitung cepat, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 yang didukung oleh politisi PPP Abraham "Lulung" Lunggana tidak lolos putaran kedua.

Berdasarkan hasil hitung cepat, pasangan Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapatkan suara paling kecil dibandingkan dua pasang calon lain, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Pada putaran kedua ini, Lulung berencana untuk mengalihkan dukungannya untuk pasangan Anies-Sandi.

"Secara pribadi saya ke paslon nomor 3 ya, karena saya sudah komitmen sejak awal dengan Sandi bahwa kita mesti bersatu," ujar Lulung kepada Kompas.com, Jumat (17/2/2017).

Lulung mengatakan sebelumnya dia sudah berkomitmen dengan Sandiaga untuk mencari gubernur baru. Hanya saja, cara mereka menuju tujuan itu berbeda. Lulung mendukung Agus-Sylvi sementara Sandiaga berpasangan dengan Anies.

"Kalau hari ini AHY belum ada kesempatan, saya harus tetap gabung dengan tujuan yang sama di paslon 3 yaitu mencari pemimpin baru yang dekat dengan masyarakat," ujar Lulung.

Namun, itu baru keputusan pribadi Lulung. Lulung mengatakan dia akan rapat dengan teman-temannya terlebih dahulu untuk mendeklarasikan secara resmi dukungan itu. Hal yang pasti, kata Lulung, dia tidak mau golput.

"Jadi secara resminya nanti setelah ada keputusan saya dan teman-teman," ujar Lulung.

Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help