Bupati Adirozal Minta PAD Digarap Maksimal

Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan kendati secara keseluruhan, setiap tahun PAD Kerinci mengalami kenaikan.

Bupati Adirozal Minta PAD Digarap Maksimal
TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE PUTRA
Bupati Kerinci Adirozal menyerahkan secara simbolik dana hibah sebesar Rp 20 Miliar kepada Dirut PDAM Trita Sakti, Kerinci, Jumat (7/10) 

TRIBUNJAMBI.COM KERINCI -  Dari tiga tahun 2015 sebesar Rp48 Miliar. Hingga tahun 2016 sudah Rp74 miliar, tetap Kerinci masih adalkan dana pemerintah pusat. Sama seperti daerah lainnya.

"Jadi masih mengandalkan dana pemerintah pusat, coba persentasekan dari Rp1,7 triliun belanja kita hanya Rp74 miliar uang dari PAD Kerinci," kata Bupati.

Sektor jasa sebagai andalan pambahan secara keseluruhan belum berjalan dengan maksimal, kurangnya kesadaran masyarakat membayar pajak. Bupati katakan sumber PAD Kerinci yang terbesar masih Bank Jambi, melalui penyertaan modal pihaknya yang saat ini yang mencapai Rp 50 Miliar dengan imbalan dividen yang juga tinggi.

PAD dari sektor pariwisata masih belum memberikan kontribusi yang maksimal. Menurutnya perlu dikembangkan dengan cara pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang pariwisata. Terutama dalam hal penarikan retribusi dan pajak di lokasi wisata Kerinci.

Terkait PAD yang didapat dari keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Kerinci, Bupati menyebutkan untuk BUMN di Kerinci seperti PTPN VI, PT PGE dan PLTA Pemkab Kerinci hanya mendapat setoran Pajak Bumi dan Bangunan.

"2017 ini kita anggarkan dana untuk membeli ekskapator dan grendel untuk tambahan PAD melalui sewa peralatan tersebut," katanya.

Penulis: hendri dede
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help