BPJS Kesehatan

110 Desa di Batanghari sudah Serahkan Data Kepesertaan BPJS Kesehatan

Dari 110 desa yang ada di Batanghari, baru sekitar 94 desa yang sudah melaporkan jumlah perangkat desa,

110 Desa di Batanghari sudah Serahkan Data Kepesertaan BPJS Kesehatan
KONTAN/MURADI

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dari 110 desa yang ada di Batanghari, baru sekitar 94 desa yang sudah melaporkan jumlah perangkat desa, guru Pami, DTA dan pegawai syara untuk diintegrasikan pada kepesertaan BPJS Kesehatan.

Sementara untuk 14 kelurahan, datanya sudah dimasukkan melalui bagian Kesejahteraan Sosial (Kessos) Setda Batanghari. Hal ini diungkapkan Kabag Kessos, Bustomi, Selasa (14/2).

Menurutnya, imbauan kepada pihak desa melalui kecamatan untuk segera menyerahkan data sudah dilakukan sejak Desember 2016 lalu, namun sampai sekarang baru sekitar 94 desa yang sudah menyerahkan.

"Imbauan ke desa melalui kecamatan sudah dilakukan, namun dari pihak desa belum juga menyerahkan datanya. Padahal Bupati juga sudah sering mengingatkan desa terkait hal ini," katanya.

Iuran bulanan Kepesertaan BPJS Kesehatan bagi perangkat desa, daerah guru Pami, DTA dan pegawai syara akan dibayarkan dari ADD, sementara untuk masyarakat miskin akan dibayarkan melalui APBD. "Kami sudah sering mengingatkan pihak desa untuk segera menyerahkan data, agar segera bisa dikeluarkan kartu kepesertaan BPJS nya," imbuhnya.

Jumlah yang harus diserahkan setiap desa, menurut Bustomi berbeda setiap desa. "Jika perangkat desa hisa langsung diketahui jumlahnya, karena perangkat desa berjumlah pasti sementara guru Pami, pegawai DTA dan pegawai syara jumlahnya disesuaikan dengan banyaknya masjid, banyaknya pengajian," bebernya.

Terpisah, Kepala BPJS Kesehatan Batanghari , Siti Is Susiloningtyas mengatakan hal senada.

"Belum semua desa menyerahkan data kepesertaan BPJS Kesehatan nya, terutama yang dibayarkan melalui ADD," katanya.

Sementara kepesertaan yang dibayarkan dari APBD Batanghari, dalam waktu dekat akan diintegrasikan lagi sebanyak 7.000 an peserta. "Pada tahap awal, sudah diintegrasikan kepesertaan bagi masyarakat kurang mampu sebanyak 1.009 jiwa dari total 8.018 jiwa," lanjutnya.

Untuk tahap kedua, imbuhnya akan segera diintegrasikan lagi sebanyak 7.000 an peserta.

Secara global, kepesertaan BPJS Kesehatan di Batanghari baru sekitar 44,27 persen dari total penduduk Batanghari yakni 305.878 jiwa. Artinya, baru sekitar 135.407 jiwa yang sudah tercecer pada program JKN-KIS sementara sisanya yakni 170.471 jiwa belum masuk dalam JKN.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved