Bejat, Seorang Bapak di Batanghari 5 Kali Rudapaksa Anak Kandung, Meski Dihalang-halangi Istri

Perbuatan ini terakhir dilakukan HM pada Senin (6/2) sekira pukul 23.00 di rumah tersangka sendiri

Bejat, Seorang Bapak di Batanghari 5 Kali Rudapaksa Anak Kandung, Meski Dihalang-halangi Istri
TRIBUN MEDAN/ARRAY A ARGUS
Ilustrasi Korban Rudapaksa 

TRIBUNJAMBI.COM - Bejat, itulah perbuatan yang dilakukan HM (35) warga Desa Jebak, Kecamatan Muara Tembesi, kepada anak kandungnya SS (14).

Pasalnya, HM yang bekerja sebagai perani ini tega melakukan perbuatan asusila terhadap anaknya, tidak hanya sekali namun sampai 5 kali.

Perbuatan ini terakhir dilakukan HM pada Senin (6/2) sekira pukul 23.00 di rumah tersangka sendiri.

Kejadian ini dilaporkan SF (36) yang notabene istri pelaku dan ibu korban ke pihak kepolisian dengan nomor LP/B-32/II/2017/Jambi/SPKT pada Selasa (7/2).

"Atas dasar laporan ini, maka pada hari yang sama dengan masuknya laporan, kami mengamankan HM," kata Kapolres Batanghari AKBP Mulia Priyanto, melalui Kassubag Humas, AKP Tindaon.

HM diamankan di sebuah warung di dusun Senami, Desa Jebak Kecamatan Muara Tembesi. "Pada hari kejadian, yakni senin malam HM pulang ke rumah dalam kondisi mabuk, kemudian HM memperkosa SS.

Istri HM sempat mencegah dan berusaha menghalangi namun rupanya tidak berhasil," bebernya.

Keesokan harinya, istri HM melaporkan kejadian pemerkosaan ke Polres Batanghari.

"Seusai menangkap HM, lantas dilakukan visum serta pengambilan keterangan saksi maupun korban dan diketahui jika kejadian pemerkosaan sudah terjadi sebanyak 5 kali," ujarnya.

Atas perbuatannya, HM yang saat ini mendekam di ruang tahanan Mapolres Batanghari akan disangkakan Pasal 81 (1) UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.
"Kasus ini dalam penanganan pihak PPA Polres Batanghari," tutupnya.

Penulis: suci
Editor: bandot
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help