VIDEO: Dengar Tuduhan Ahok kepada Ma'ruf Amin, Suara Jokowi Meninggi

Presiden Joko Widodo rupanya merespons negatif pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beserta kuasa

VIDEO: Dengar Tuduhan Ahok kepada Ma'ruf Amin, Suara Jokowi Meninggi
KOMPAS.com/Sabrina Asril
Presiden Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat blusukan di kawasan Tanah Merah. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo rupanya merespons negatif pernyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) beserta kuasa hukumnya terhadap Rais Aam PBNU sekaligus KetuaMajelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin.

"Suara beliau (Presiden) agak tinggi kemarin karena Saudara Ahok bicara seperti itu," ujar Menteri Koordinator Bidang KemaritimanLuhut Binsar Pandjaitan di Kompleks Istana Presiden, Jumat (3/2/2017) sore.

Presiden, lanjut Luhut, selalu berupaya menghindari konflik serta mengedepankan persatuan bangsa.

"Jadi, jangan bangsa ini kita bawa menjadi bangsa yang suka konflik. Kita harus bersatulah," ujar Luhut.

"Sekarang ini orang di seluruh dunia fokus soal bagaimana mengatasi domestik ekonominya. Lihat Amerika, lihat Timur Tengah. Kita jangan sampai terbawa seperti itu," lanjut dia.

Respons negatif Presiden terhadap pernyataan Basuki tersebut, lanjut Luhut, sekaligus meluruskan pandangan sebagian orang bahwa Presiden Jokowi mendukung dan melindungi Basuki.

"Jangan lagi ada pikiran-pikiran buruk atau bilang Presiden dukung si ini, si itu, enggak. Presiden firm sekali bahwa beliau tidak mau mendukung sana sini. Beliau netral dalam kasus ini," ujar Luhut.

Diketahui, dalam persidangan kedelapan kasus penodaan agama, Selasa (31/1/2017) lalu, Ahok sempat mengancam akan memproses hukum Ma'ruf. Ahok menilai, Ma'ruf menutupi latar belakangnya yang pernah menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Selain itu, Ahok mengatakan, kuasa hukumnya memiliki bukti adanya telepon dari SBY kepada Ma'ruf. Telepon itu berisi permintaan SBY agar Ma'ruf bertemu dengan Agus-Sylviana. SBY pun disebut meminta Ma'ruf untuk menerbitkan fatwa penistaan agama untuk pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

Belakangan, Ahok menyatakan permintaan maafnya kepada Ma'ruf Amin. Ahok juga menegaskan tidak akan melaporkan Ma'ruf Amin.

"Saya meminta maaf kepada KH Ma'ruf Amin apabila terkesan memojokkan beliau," kata Ahok.

Kompas TV

Ketua MUI Jadi Saksi, Ini yang Didalami Pengacara Ahok

Tags
ahok
Jokowi
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved