TribunJambi/

Pencuri Ini Tendang Kemaluan Petugas. Ini Dia Akibatnya

MAKASSAR - Reski alias Kiki (27) ditangkap karena kasus pencurian sepeda motor. Meski sudah ditangkap, ia malah dihadiahi timas panas oleh petugas.

Pencuri Ini Tendang Kemaluan Petugas. Ini Dia Akibatnya
Tribun Timur

TRIBUNJAMBI.COM, MAKASSAR - Reski alias Kiki (27) ditangkap karena kasus pencurian sepeda motor. Meski sudah ditangkap, ia malah dihadiahi timas panas oleh petugas. Lho kok bisa?

Warga Jalan Datuk Ribandang Kota Makassar dilumpuhkan petugas Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Panakukkang, saat dibawa pengambilan barang bukti curian, Sabtu (14/1/2017) subuh tadi.

Sebelumnya, Kiki ditangkap bersama pacarnya, Wahyuni Maghfira alias Yuni (19) warga Jl Manuruki Raya, kecamatan Tamalate, Makassar karena keduanya terlibat Pencurian Motor (Curanmor).

Kapolsek Panakukkang Kompol Dodik Susianto mengatakan, Kiki dilumpuhkan petugas Reskrim karena menendang petugas saat diantar untuk mengambil barang bukti berupa satu motor Honda.

"Dia memang ditangkap bersama satu pelaku lain (Yuni) tapi saat dibawa untuk pengambilan barang bukti motor milik korban, pelaku ini menendang petugas dari bagian kemaluannya," kata Dodik.

Kiki ditembak sebanyak dua kali, satu timah panas bersarang dibetis kiri dan diatas pergelangan kaki sebelah kanan, setelah petugas Reskrim melakukan tiga kali tembakan peringatan ke udara.

Kiki dan Yuni, sejoli yang terlibat pada kasus Curanmor itu ditangkap Reskrim Panakukkang di satu hotel
di Jl Sungai Cerekang, kecamatan Bontoala, Sabtu (14/1) dinihari, sekitar pukul 00.50 Wita.

Kiki diketahui pegawai swasta dan Yuni seorang mahasiswi, mereka diringkus sesuai laporan polisi (LP)
dengan nomor LP/82/I/2017/Restabes Mks/Sek Pnkg. Pada Tanggal 13 januari 2017 malam, bertempat di Wisma Benhil, Makassar.

"Sesuai laporan itu kami menagkap dua pelaku curanmor, hasil rekaman CCTV di lokasi (Wisma) keduanya telah mencuri satu unit motor honda Scopy DP 2251 FO," ungkap Dodik kepada tribun.

Dodik menjelaskan, awalnya tim Reskrim yang dipimpin oleh Panit 2 Iptu Haryanto Rahman menerima laporan,
mereka pun ke lokasi yang dimaksud namun pelaku sudah tidak berada lagi di lokasi.

Setelah itu, tim Reskrim melakukan cek terhadap rekaman CCTV Wisma Benhil dan langsung mengidentifikasikan dua pelaku itu. Namun saat tim mendatangi rumahnya, kedua tidak berada di sana.

"Jadi tim yang menerima informasi kedua pelaku ini ada di satu hotel di jalan sungai cerekang,
tim lalu mendatangi hotel itu dan langsung amankan mereka bersama barang bukti," jelas Dodik.

Barang bukti yang diamankan berupa, satu kunci Leter "T" yang ditemukan tim di dalam tas milik Yuni.
Pihak kepolisian menyebutkan, hasil introgasi terhadap Kiki, kunci T itu yang sering dipakai.

"Pengakuan dua pelaku ini memang sebelumnya mereka pernah melakukan aksi pencurian motor di jalan Abdul Kadir, Kecamatan Tamalate tahun lalu (2016) bulan november," tambah Dodik. (Dal)

Editor: esotribun
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help