TribunJambi/

Obama Menangis

Para pendukung yang sejak lebih dari 50 menit sebelumnya menyimak pidato sang Presiden pun berdiri dan memberikan tepukan panjang.

Obama Menangis
REPRO BIDIK LAYAR VIA NYTIMES
Presiden Barack Obama tak kuasa menahan air mata saat mengeluarkan pujian untuk istri dan kedua anaknya, di penghujung pridato perpisahannya di Chicago, Rabu WIB (11/1/2017). 

TRIBUNJAMBI.COM, CHICAGO - "Michelle LaVaughn Robinson, girl of the South Side ..."

Kalimat itu meluncur dari mulut Presiden Barack Obama di penghujung pidato perpisahannya di Chicago, Selasa malam atau Rabu WIB (11/1/2017).

Para pendukung yang sejak lebih dari 50 menit sebelumnya menyimak pidato sang Presiden pun berdiri dan memberikan tepukan panjang.

Sementara, Michelle yang mengenakan pakaian serba hitam terlihat tetap duduk, sambil sesekali mengembangkan senyum di wajahnya.

Bersama salah satu putrinya, Malia Ann, Michelle duduk di baris paling depan, di hadapan podium tempat Obama berpidato.

"... selama 25 tahun terakhir, kamu tak hanya menjadi istriku, ibu dari anak-anakku, tapi kamu telah menjadi teman baikku," kata Obama.

Riuh suara pada pendukung Obama pun kembali terdengar, dan lagi-lagi diikuti tepukan meriah.

"Kamu telah mengambil peran yang tidak pernah kamu minta. Dan kamu menjalaninya dengan penuh kehormatan, dan semangat," kata Obama.

Michelle terlihat terharu dengan ucapan suaminya itu. Namun dia tak banyak bereaksi selain mengembangkan senyum tipisnya, diiringi tepukan panjang para pendukung Obama.

Bersamaan dengan itu, Obama merogoh sapu tangan putih dari sakunya. Dia lalu menghapus air mata yang menggenang di pelupuk matanya.

Halaman
12
Editor: nani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help