Pembunuhan Sadis Pulomas

Ius Pane Seret, Jambak, dan Pukul Diona Pakai Senjata Api

Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyebut, salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan

Ius Pane Seret, Jambak, dan Pukul Diona Pakai Senjata Api
ISTIMEWA
Ridwan Sitorus alias Ius Pane (45), pelaku perampoka sadis di Pulomas, Jakarta Timur, akhirnya bisa ditangkap jajaran Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Timur di Medan, Sumatera Barat. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyebut, salah satu tersangka perampokan dan pembunuhan di Pulomas, Ridwan Sitorus alias Ius Pane, berperan penting dalam peristiwa tersebut. Ius menyeret, salah satu korban tewas, Diona Arika (16) dari kamarnya di lantai 2 ke lantai 1.

"Saudara Ius Pane menyeret almarhumah Diona hingga jatuh. Dia juga menjambak dan memukul (Diona) dengan senjata api," kata Iriawan, dalam konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Minggu (1/1/2017).

Tindakan Ius tersebut terekam dalam kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sudut rumah. Setelah ini, kepolisian akan melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakan Ius di Bekasi, Jawa Barat. Ius juga akan dibawa ke lokasi penyewaan mobil untuk merampok rumah di Pulomas.

"Termasuk kami akan mencari barang bukti lainnya, termasuk senjata api dan senjata tajam. Kemudian kami akan mencari handphone yang sudah dijual," kata Iriawan.

Polisi, lanjut dia, akan menyelenggarakan konferensi pers mengenai kasus yang menewaskan enam orang ini secara utuh.

"Sehingga lurus, karena ini murni perampokan," kata Iriawan.

Ius sebelumnya menjadi buron dan ditangkap personel gabungan kepolisian saat akan bersembunyi di Medan, Sumatera Utara. Ius ditangkap tim gabungan dari Polrestro Jakarta Timur, Polresta Depok dan Ditkrimum Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, tiga perampok sudah ditangkap. Yakni Ramlan Butarbutar, Erwin Situmorang, dan Alfins Bernius Sinaga. Ramlan tewas tertembak dan Erwin mengalami luka tembak. Sedangkan Alfins ditangkap di Villamas Indah, Bekasi Utara, Jawa Barat.

Perampokan di kediaman Dodi Triono di Pulomas diwarnai penyekapan dan menewaskan enam orang. Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/12/2016). (Baca: Pelaku Pembunuhan Pulomas Ius Pane Tak Melawan Saat Diringkus Polisi)

Korban yang meninggal dalam peristiwa itu adalah Dodi Triono (59) selaku pemilik rumah, dua anak Dodi bernama Diona Arika (16) dan Dianita Gemma (9), Amel yang merupakan teman dari anak Dodi, serta Yanto dan Tasrok yang merupakan sopir keluarga.

Adapun korban selamat bernama Zanette Kalila (13), yang merupakan anak Dodi. Korban lain yang selamat adalah Emi, Santi (22), Fitriani, dan Windy.

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved