PAW Mustakim, Janiko: Selesai

Pergantian Antar Waktu (PAW) Mustakim dipastikan berjalan. Anggota DPRD Merangin asal Partai NasDem

PAW Mustakim, Janiko: Selesai
TRIBUN JAMBI/MUHLISIN
Mustakim (kemeja batik biru) dibeehentikan dari keanggotaan DPRD Merangin. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

 
TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Pergantian Antar Waktu (PAW) Mustakim dipastikan berjalan. Anggota DPRD Merangin asal Partai NasDem ini segera 'lengser' dari kursi empuk wakil rakyat.

KPU Merangin memastikan selesai memproses PAW Mustakim. Berkas PAW yang disampaikan DPRD sudah diproses. KPU balik menyurati DPRD untuk proses selanjutnya.

"Proses di KPU Merangin selesai. Kami sudah menyurati DPRD. Selanjutnya DPRD menyurati Gubernur Jambi melalui Bupati Merangin," ujar anggota KPU Merangin, Janiko, Rabu (30/11).

Pengganti Mustakim juga sudah dipastikan. Yakni Aswan yang merupakan peraih suara terbanyak kedua setelah Mustakim di daerah pemilihan Merangin II.

"Sesuai aturan penggantinya peraih suara terbanyak kedua. Aswan. Selanjutnya tinggal proses berjalan antara DPRD, Bupati, dan Gubernur," ujar Janiko lagi.

Sebelumnya, persoalam PAW Mustakim cukup bikin heboh. Pasalnya Mustakim ditarik oleh NasDem dari DPRD Merangin karena ia ditesapkan sebagai tersangka oleh Polres Merangin dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Ia dilaporkan oleh beberapa orang. Termasuk oleh Edi Suratno, rekan separtainya. Mustakim dilaporkan Edi karena menggadaikan BPKB mobil milik Edi ke sebuah perusahaan pembiayaan dan kemudian menjadi kredit macet.

Pascapelaporan oleh Edi, bermunculan laporan-laporan lain atas nama Mustakim juga. Belakangan terkuak jika beberapa rekannya sesama anggota DPRD Merangin ikut jadi korban.

"Selain kita berhentikan dari kader NasDem, yang bersangkutan juga sudah mengundurkan diri. Surat pengunduran diri sudah kami terima dengan materai enam ribu rupiah," ujar Ketua NasDem Merangin, Isman Ismail.

Hanya saja berkas PAW Mustakim sempat ditolak oleh KPU Merangin. Pasalnya berkas yang diajukan ke KPU Merangin dinilai belum lengkap.

Ikuti kami di
Penulis: muhlisin
Editor: fifi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2016
About Us
Help