TribunJambi/
Home »

Jambi

» Bungo

Harga Karet di Tingkat Petani Rp 9.000/Kg, ini Permintaan Disperindag Bungo ke Petani

Sudah hampir tiga pekan petani karet menikmati harga getah cukup tinggi, di tingkat petani dihargai Rp 9 ribu

Harga Karet di Tingkat Petani Rp 9.000/Kg, ini Permintaan Disperindag Bungo ke Petani
ANTARA/ANIS EFIZUDIN

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Awang Azhari

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO -Sudah hampir tiga pekan petani karet menikmati harga getah cukup tinggi, di tingkat petani dihargai Rp 9 ribu per kilogram.

Bahkan jika petani mau membawa getah karetnya ke tempat pelelangan yang ada di setiap kecamatan, getah bisa dihargai Rp 10 ribu.

Kabid Ekspor dan Impor Disperindag Kabupaten Bungo, Ikhwansyah menyebut, ini kali pertama sejak beberapa tahun terakhir kenaikan harga karet cukup lama.

Bahkan menurutnya cendrung terus naik, mulai dari Rp 5 ribu, Rp 7 ribu dan kini menyentuh level Rp 9 ribu untuk di tingkat petani di dusun-dusun.

"‎Itu harga untuk produksi petani kita dengan kadar karet kering (K3) 60-65, rata-rata K3 produksi petani kita memang segitu," kata Ikhwansyah kepada Tribun, Selasa (29/11).

Namun, menurutnya petani masih terkendala dengan tingginya curah hujan, sehingga jumlah produksi tidak maksimal.

"Cuaca sekarang memang kurang mendukung, saat harga naik namun produksi sedikit, karena curah hujan cukup tinggi," ulas dia.

Terlepas dari itu, ia berharap petani tetap menjaga kualitas produksi, jika kualitas bagus ia yakin ‎harga karet akan terus tinggi.

"Kualitas ini penting untuk menjaga harga karet tetap stabil, kalau sedikit saja yang jelek, maka semua dikumulatifkan jelek, jadi harga dibuat rendah," ulasnya.

Yang dimaksud dengan menjaga kualitas, diantaranya dengan tidak memasukan tatal ke dalam penampung getah. Sebenarnya ini kebiasaan petani karet di Jambi, kebiasaan ini kata dia yang harus ditinggalkan.

Kemudian merubah kebiasaan penggunaan cuka getah 61 ke cuka gentong, menurut Ikhwansyah dengan menggunakan cuka gentong hasil produksi lebih berkualitas.

"Kalau kualitas produksi bagus, otomatis harga karet akan terus naik, Gubernur Zola juga sudah memberi arahan soal peningkatan kualitas ini," pungkasnya.

Penulis: awang
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help