Jalan Rusak

Gegara Jalan Rusak, Gas Elpiji 3 Kg Dijual Rp 40 Ribu

Gas elpiji dijual mahal di Desa Lamban Sigatal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Gegara Jalan Rusak, Gas Elpiji 3 Kg Dijual Rp 40 Ribu
TRIBUNJAMBI/HERI PRIHARTONO

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Gas elpiji dijual mahal di Desa Lamban Sigatal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Satu tabung gas berisi 3 kg dijual hingga Rp 40 ribu.

Mahalnya harga gas dan barang pokok lainnya, akibat jalan menuju desa setempat rusak parah. Kondisi tersebut membuat warga setempat menjerit.

Kades Lamban Sigatal, Lukman Hakim mengatakan, hujan yang terus menguyur membuat jalan menuju desa rusak. Sedikitnya ada empat titik yang sulit dilalui oleh kendaraan.

"Jika pengendara lewat harus membuat jalan terlebih dahulu, dengan memasang papan. Jika tidak maka tidak bisa melintas, sebab lumpurnya dalam," kata Kades, Rabu (30/11).

Dampaknya keluh kades, saat ini sudah dirasakan oleh warga. Karena harga barang menjadi mahal.

"Untuk gas ukuran 3 kg, kini dijual pemilik toko seharga Rp 40 ribu," sebutnya.

"Warga banyak mengeluh. Untuk harga beras juga jauh meningkat. Pedagang mengeluhkan medan yang sulit sehingga membuat biaya makin tinggi," tambahnya.

Jika tidak diperbaiki lanjutnya, maka biaya hidup di desa mereka akan semakin tinggi. Apa lagi jalan tersebut bukan hanya menjadi urat nadi, namun merupakan akses satu satunya bagi sejumlah desa yang ada di kecamatan Pauh.

"Kalau tidak segera  diperbaiki kami bisa mati. sebab jalan ini satu satunya urat nadi ekonomi apalagi harga getah juga sedang turun. Pemerintah tolong kami," pintanya.

Untuk diketahui kondisi jalan rusak dan sulit dilalui juga terjadi di Kecamatan Batang Asai. Karena  kondisi jalan menuju Batang Asai berlumpur.

Terkait hal ini Kadis Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sarolangun, Arif Ampera sebelumnya mengatakan, telah berupaya memperbaiki jalan yang rusak di Kecamatan Pauh.

"Kita berupaya memperbaiki, dan dibeberapa titik telah kita lakukan," kata Arif Ampera usai rapat paripurna Selasa (29/11) kemarin.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved