TribunJambi/

Tips

Gerakan Cabut Karet Sil Tabung Gas Beredar di Whatsapp, Bahaya Atau Tidak?

Informasi yang disebarkan melalui aplikasi percakapan di media sosial seringkali bermunculan.

Gerakan Cabut Karet Sil Tabung Gas Beredar di Whatsapp, Bahaya Atau Tidak?
TRIBUN JAMBI/DEDY NURDIN
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Informasi yang disebarkan melalui aplikasi percakapan di media sosial seringkali bermunculan.

Meski belum diketahui kebenarannya, nyatanya sering kabar yang tersiar di media sosial sangat cepat menyebar.

Dulu pernah ada kabar mengenai anjuran menyebar informasi ke 5 kontak bbm, kemudian ada juga peringatan penyadapan percakapan di whatsapp, dan lain sebagainya.

Nah, kali ini kabar terbaru ada siaran dengan judul Gerakan Cabut Karet Sil Tabung Gas beredar di media sosial.

Informasi dalam bentuk pesan berantai itu menyebar di media sosial WhatsApp.

Dalam pesan itu, disarankan kepada pengguna elpiji, agar mencabut karet sil pengaman tabung gas yang telah terpakai sebelum menukarkan gas baru.

Hal itu disarankan si pengirim pesan, agar pihak Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) mengganti dengan karet baru lantaran penggantian karet baru menjadi kewajiban SPBE.

Harga karet sil pengaman berlisensi SNI juga telah ditetapkan sebesar Rp 200.

Masih dalam pesan berantai itu, penggantian karet baru itu akan menekan resiko kebocoran gas.

Berikut bunyi pesan yang beredar di WhatsApp :

Halaman
123
Editor: fifi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help