TribunJambi/

PKL Mulai Marak di Trotoar Perkotaan Muara Bulian

Mulai maraknya pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan kota Muara Bulian, dikeluhkan

PKL Mulai Marak di Trotoar Perkotaan Muara Bulian
TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Suci Rahayu

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Mulai maraknya pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan kota Muara Bulian, dikeluhkan warga terkhusus bagi pejalan kaki.

Seperti yang diungkapkan seorang warga, Sopian, bahwa aktivitas pedagang ini dinilai sudah merusak pemandangan dan keindahan tata kota.

"Aktivitas pedagang yang berjualan di trotoar ini selain mengganggu pejalan kaki, juga telah merusak keindahan tata Kota Muara Bulian," sebut Sopian.

Melihat persoalan ini, perlu tindakan tegas dari Pemkab dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja selaku penegak perda untuk melakukan penertiban. Jika aktivitas pedagang kaki lima ini tidak cepat ditertibkan, dikhawatirkan akan memicu pedagang lainnya untuk ikut berjualan di trotoar yang tak jauh dari kawasan perkantoran Bupati Batanghari ini.

"Harusnya Pol PP selaku penegak perda menjalankan fungsinya. Kalo dibiarkan, pedagang lain akan ikut berjualan di situ juga dan akan sulit ditertibkan.  Apa lagi kawasan itu berdekatan dengan kantor Bupati," tambah Sopian.

Terpisah, Kasat Pol PP Batanghari, Ahmad Haryono saat dijumpai mengatakan, jika pihaknya telah memberikan peringatan untuk pedagang tidak berjualan di pagi hari atau saat jam kerja. Namun, ia mempersilakan pedagang untuk menjalankan aktivitas berjualannya pada sore hari.

"Pagi memang kita larang untuk berjualan sesuai dengan aturan perda nomor 6 tahun 2013 tentang ketertiban umum. Tapi, kita berikan kebijakan pada jam 5 sore ke atas berjualan. Dan kita terus berpatroli untuk mengantisipasi bila ada pedagang yang berjualan di pagi hari," kata Ahmad Haryono.

Penulis: suci
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help