Pilkada DKI Jakarta

Santri yang Deklarasi Dukung Agus-Sylvi di Cikeas Berasal dari Jakarta?

Ketua Umum Jaringan Santri Indonesia (JSI) Syofwatilah Mohzaib mengklaim anggotanya yang ikut

Santri yang Deklarasi Dukung Agus-Sylvi di Cikeas Berasal dari Jakarta?
Kompas.com/David Oliver Purba
Bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendatangi Mukernas PPP di Ancol, Jakarta Utara, Senin (3/10/2016) 

TRIBUNJAMBI.COM, DEPOK - Ketua Umum Jaringan Santri Indonesia (JSI) Syofwatilah Mohzaib mengklaim anggotanya yang ikut mendeklarasikan pasangan calon Agus-Sylvi di Cikeas, Jawa Barat hari ini merupakan warga Jakarta. Para anggota JSI itu berasal dari kelurahan dan kecamatan di DKI.

"Oh enggak ada (santri dari Jawa Barat). Ini Jakarta semua, 26 bus, isi 60 (setiap bus) hitung sendiri dah," kata Syofwatilah, usai acara deklarasi, di Cikeas Mansion, Jawa Barat, Minggu (9/10/2016).

Untuk tokoh dan pengurus JSI saja, lanjut dia, sudah 750 orang. Ditambah para ustadz dan ulama serta tokoh nasional yang hadir, jumlah peserta deklarasi diklaim mencapai 2.000.

Alasan memilih Cikeas sebagai tempat deklarasi dukungan, lanjut dia, karena undangan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saking memuliakannya para habib dan ustadz yang mendukung beliau (SBY), maka beliau mempersilakan ke rumah beliau. Berhubung rumahnya enggak muat karena dua ribuan (orang) ini, maka diadakannya di sini (Cikeas Mansion)," ujar Syofwatilah.

Pihaknya memutuskan mendukung Agus-Sylvi karena dianggap sosok yang dinilai cerdas, bersih dan tegas. "Dan Agus fresh, pemuda yang luar biasa," ujar dia.

Ia tak menyebut berapa banyak massa JSI di Jakarta. Namun, pihaknya menjanjikan akan mengajak santri di Ibu Kota untuk memilih Agus-Sylvi.

Ia juga yakin anggotanya tidak akan pindah ke pasangan calon lain, karena dalam acara sudah dibaiat dan diambil sumpahnya. "Artinya seluruh santri di Jakarta, seluruh umat Islam di Jakarta Insya Allah kita akan ajak untuk memilih Agus dan Sylvi," ujar Syofwatilah.

Sementara itu, sejumlah santri yang tiba banyak yang menutup diri ketika hendak ditanya alasan ikut acara deklarasi tersebut. Satu sama lain saling lempar ketika hendak dimintai tanggapan.

"Sama ketua aja, kita takut salah," ujar seorang santri.

Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help