Pilkada Merangin

Jadi Cabup Merangin, Butuh 7-8 Kursi DPRD

Syarat mengusung pasangan calon bupati naik. Jika dulu cukup 15% jumlah kursi DPRD atau suara sah

Jadi Cabup Merangin, Butuh 7-8 Kursi DPRD
Net

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Muhlisin

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Syarat mengusung pasangan calon bupati naik. Jika dulu cukup 15% jumlah kursi DPRD atau suara sah pemilu legislatif. Kini tidak lagi cukup dengan angka itu.

"Syaratnya naik jadi minimal diusung oleh parpol atau koalisi parpol dengan 20% kursi DPRD atau suara sah. Itu berarti 7-8 kursi. Kalau dulu kan cukup 15%," ujar Ketua KPU Merangin, Iron Syahroni, Kamis (15/9).

Pilkada Merangin akan dilaksanakan 2018. Berdasar UU Nomor 10 tahun 2016, pelaksanaan pilkada digelar Juni 2018.

Iron mengatakan untuk calon perseorangan, diatur dengan asumsi jumlah penduduk. Adapun jumlah penduduk Merangin berkisar antara 300.000 sampai 400.000 jiwa.

"Dengan asumsi jumlah penduduk sebanyak itu, maka syarat calon perseorangan adalah 8,5% dari DPT pemilu terakhir," ujar Iron lagi.

Merujuk pemilu terakhir adalah pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur setahun lalu. Saat itu DPT Merangin adalah 242.065 jiwa.

"DPT pilgub 242.065 jiwa. 8,5%nya adalah sekitar 22.000. Itulah syarat dukungan calon perseorangan pilbup 2018 nanti," ujar Iron lagi.

Saat ini beberapa nama bakal kandidat mulai bermunculan. Yang cukup rajin melakukan sosialisasi adalah eks Bupati Merangin H Nalim. Lalu Kepala Bappeda Provinsi Jambi H Ahmad Fauzi Ansori.

Berikutnya anggota TNI Effendi dan Kombes Pol Suprapto. Anggota DPD RI M Syukur juga cukup santer terdengar menjadi bakal penantang Al Haris dan Abdul Khafid Moein yang disebut-sebut bakal maju lagi.

Penulis: muhlisin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help