TribunJambi/

Liga Champions

Menanti Kekejaman Ronaldo

Mantan pemain Sporting dan Atletico Madrid, Paulo Futre menilai Sporting Sporting di bawah asuhan Jesus punya peluang mencuri angka di kandang Madrid

Menanti Kekejaman Ronaldo
GERARD JULIEN/AFP
Gelandang Real Madrid asal Kolombia, James Rodriguez (kanan), mendapat sambutan dari Cristiano Ronaldo, usai mencetak gol ke gawang Athletic Bilbao pada pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (13/2/2016). 

TRIBUNJAMBI.COM - DUEL Real Madrid kontra Sporting CP di penyisihan grup Liga Champions, Kamis (14/9) dinihari, menjadi ajang reuni bagi Cristiano Ronaldo. Klub Portugal itu adalah tim profesional pertama Ronaldo.

Tampil memukau bersama "The Lions" di tahun pertama karier profesionalnya, Ronaldo kemudian dilirik raksasa Premier League Manchester United. Ia diboyong ke Old Trafford pada tahun 2003 lalu dengan mahar 12,24 juta euro, yang menjadikannya sebagai pemain muda termahal kala itu.

Meski akan menghadapi klub masa lalunya, Ronaldo dipastikan akan tampil sepenuh hati. Apalagi striker 31 tahun itu dikenal "kejam" terhadap mantan‑mantan klubnya. Ia selalu bersikap profesional dan tidak sungkan menjebol gawang tim yang pernah ikut membesarkan namanya.

Bahkan seperti dilansir AS, Ronaldo selalu berhasil mencetak gol bila bertemu dengan mantan klubnya. Reuni pertama Ronaldo dengan mantan klubnya berlangsung pada September 2007. Saat itu dia masih berseragam MU.

Menghadapi Sporting di Jose Alvalade, Ronaldo menghukum mantan klubnya itu dengan mencetak satu‑satunya gol yang mengantar Setan Merah memenangkan pertandingan.

Di tahun yang sama, Ronaldo kembali tampil gemilang saat bertemu Sporting di Old Trafford. Di pertandingan itu, CR7 mencetak satu assist dan satu gol, serta membawa MU menang 2‑1.

Saat pindah ke Real Madrid pada 2009, giliran MU yang menjadi korban. Dalam dua pertemuan terakhir, Ronaldo juga tak pernah absen menjebol gawang Setan Merah.

Pertama saat MU bertandang ke Santiago Bernabeu, Februari 2013. Di laga itu Ronaldo berhasil menyamakan kedudukan setelah sebelumnya tuan rumah tertinggal 0‑1 lewat gol Dany Welbeck. Kemudian pada Maret 2013, di depan mantan pendukungnya sendiri di Old Trafford, Ronaldo kembali mampu menjebol gawang MU dan membawa timnya menang 2‑1.

Dinihari nanti Ronaldo kembali akan bertemu mantan klubnya, Sporting CP. Berbeda dengan pertemuan sebelumnya, kali ini Ronaldo berseragam Madrid. Ini menjadi penampilan keduanya bersama "Los Blancos" musim ini setelah sebelumnya ia sempat absen akibat cedera pada Piala Eropa 2016.

Meski sudah pernah menghadapi Sporting, Ronaldo tetap menganggap melawan tim asuhan Jorge Jesus itu sebagai laga spesial. "Ini akan menjadi laga spesial dan saya ingin bermain melawan Sporting, karena menurut saya mereka memiliki tim hebat dan pelatih bagus. Ini akan jadi momen spesial dalam hidup saya. Saya pernah bermain menghadapi Sporting. Tapi melawan mereka lagi merupakan sebuah privilese bagi saya," ucap Ronaldo seperti dikutip Marca.

Pelatih Zinedine Zidane sendiri belum memastikan apakah Ronaldo akan dimainkan atau disimpan di bangku cadangan.

Kendati CR7 ‑julukan Ronaldo‑ telah menyatakan kesiapannya untuk tampil, Zidane tak mau gegabah. Ia tetap selektif memberi waktu bermain pada kepten timnas Portugal itu, mengingat sang pemain yang baru pulih dari cedera.

"Ia berpotensi bermain selama sejam atau penuh saat melawan Sporting CP (di Liga Champions). Mari kita lihat apa yang akan terjadi. Kami akan menghadapi banyak laga jadi harus lebih berhati‑hati," kata pria asal Prancis itu.

Jika Ronaldo diistirahatkan, Zidane mengisyaratkan ia akan memasang duet Alvaro Morata dan Karim Benzema di lini depan. "Saya rasa Benzema tampil dengan baik, bermain di belakang Morata. Ia memiliki ritme. Pada hari Rabu ia akan kembali siap untuk bermain," tuturnya dilansir Sportsmole.

Dari kubu Sporting, pelatih Jorge Jesus yakin bisa membawa timnya mencuri poin di Bernabeu. Bermodal empat kemenangan beruntun di Liga Primer Portugal, Jesus sudah menyiapkan strategi yang tepat menghadapi tim juara Liga Champions itu.

"Setelah empat kemenangan beruntun di liga Portugal, kami akan bermain di Liga Champions dengan strategi yang tepat," katanya. "Kami akan pergi ke Madrid menghadapi juara Eropa," imbuh pelatih 62 tahun itu dilansir Marca.

Mantan pemain Sporting dan Atletico Madrid, Paulo Futre menilai Sporting Sporting di bawah asuhan Jesus punya peluang mencuri angka di kandang Madrid. Apalagi mengingat pengalaman Jesus sebagai pelatih yang jauh lebih berpengalaman dibanding Zidane. Futre bahkan menilai Jesus sebenarnya layak menjadi pelatih Madrid.

"Jorge Yesus memiliki lebih banyak pengalaman dibanding Zidane. Dia adalah salah satu pelatih terbaik Portugal. Ini punya segalanya untuk sukses, bahkan jika ia menjadi pelatih Real Madrid," kata Futre dilansir Bernabeu Digital.(Tribunnews/dod)

Editor: deddy
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help