TribunJambi/

Kasus Penipuan

Rombongan Polisi Ini Syok, Ternyata Wanita Yang Menipu 11 Pengantin Pria Itu Laki-laki

Aneh tapi nyata, pria ini sukses mengelabui 11 pria yang menikahinya. Kok bisa pria menikahi pria?

Rombongan Polisi Ini Syok, Ternyata Wanita Yang Menipu 11 Pengantin Pria Itu Laki-laki
shanghaiist.com
Dalam aksi penipuannya, Miao Songtao bahkan pernah menyamar menjadi perempuan dan menikahi korbannya selama tiga hari. 

TRIBUNJAMBI.COM, BEIJING - Aneh tapi nyata, pria ini sukses mengelabui 11 pria yang menikahinya. Kok bisa pria menikahi pria?

Begini ceritanya, pria yang berobsesi ingin menjadi wanita ini, mendadani dirinya menjadi wanita cantik dan mengupload fotonya di facebook untuk menawarkan diri jadi istri.

Begitu ada pejantan tertarik, lalu tukaran nomor hape dan berakhir ajakan naik pelaminan. Ternyata, setelah menikah dia membawa semua kado dan hadiah pernikahannya kabur.

Maka para jomblo jangan terlalu mempercayai orang yang dikenal lewat dunia maya. Itulah inti kisah yang datang dari China ini.

Pada Oktober tahun lalu, seorang pria bernama Wang dari Huaiyang, provinsi Henan, China, sangat gembira setelah mendengar kabar kekasihnya mengandung.

Wang dan kekasihnya berkenalan di dunia maya dan mendengar kabar itu, keluarga Wang kemudian mempersiapkan sebuah pesta meriah.

Tak pernah terlintas dalam benak Wang bahwa hanya tiga hari setelah pernikahan mereka, istrinya akan menghilang begitu saja membawa berbagai hadiah dan perhiasan bernilai puluhan ribu yuan.

Keluarga Wang yakin, pasangan suami istri baru ini bertengkar hebat yang berujung kaburnya sang istri. Sehingga mereka tak melaporkan masalah ini ke polisi.

Namun, di masa yang hampir bersamaan, seorang pemuda di kota Ruzhou, juga di provinsi Henan melapor ke polisi bahwa dia berkenalan dengan seorang gadis yang mengaku bernama Miao Xiaomin di internet.

Gadis ini, lapor pemuda itu, menggunakan berbagai cara untuk menguras uangnya hingga 31.000 yuan atau lebih dari Rp 60,5 juta.

Halaman
12
Editor: fifi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help