Mudik Lebaran

Arus Mudik Melalui Sarolangun Mulai Padat

Kabupaten Sarolangun merupakan jalur srtrategis yang dilalui banyak pemudik. Memasuki H-4

Arus Mudik Melalui Sarolangun Mulai Padat
ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
Ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kabupaten Sarolangun merupakan jalur srtrategis yang dilalui banyak pemudik. Memasuki H-4 kendaraan yang melalui kota Sarolangun mulai padat.

Kendaraan meningkat dua persen dibandingkan hari biasanya. Namun, jika dibandingkan arus mudik tahun lalu, arus mudik hingga H-4 ini agak menurun.

”Dibandingkan hari biasanya kendaraan mulai meningkat. Tapi kalau dibandingkan tahun lalu, arus mudik menurun hingga H-4 ini,” kata Kadis Perhubungan Sarolangun, Endang Naser dihubungi, Minggu (3/7).

Diterangkannya, frekuensi kendaraan yang melintas di Kota Sarolangun hingga saat ini baru mencapai 5-6 permenit. Sementara tahun lalu diangka 10 sampai 15 permenit.

”Tapi kalau angka perbandingannya terlihat disaat mendekati hari H. Itu kondisi saat ini (H-4),” ucapnya.

Dia memprediksi, frekuensi kendaraan akan meningkat sejak H-3 dan H-2. Dua hari tersebut juga merupakan lonjakan arus mudik yang terjadi di Kabupaten Sarolangun.

”Lonjakan arus mudik terjadi H-3 dan H-2 atau mulai malam nanti. Rata-rata yang mudik dari jauh akan melintas di Sarolangun,” ujarnya, kemarin.

Kadis juga mengingatkan, agar pemudik yang melintas di Kabupaten Sarolangun agar dapat berhati-hati. Apa lagi saat ini sering terjadi hujan dan kondisi jalanan licin, rawan terjadi kecelakaan.

"Saat ini musim pancaroba, sering hujan dan menyebabkan jalan licin. Itu sangat rawan kecelakaan,” tuturnya.

Begitupun terkait titik-titik macet di Sarolangun, Naser memaparkan pada prinsipnya tidak ada titik-titik macet yang terlalu parah. Sebab belum ada ditemukan perbaikan jalan yang mengharuskan sistem buka tutup, begitupun kondisi pasar tumpah.

“Kalau pasar tumpah itu diseluruh kecamatan ada pasar, namun tidak terlalu mengganggu, sebab rata-rata pasar di Sarolangun tidak dipinggir lintas, palingan macet-macet sebentar,” jelasnya lagi.

Meskipun demikian, dirinya tetap mengingatkan para sopir untuk ekstra hati-hati dalam berkendara. Dan jika terasa capek dan mengantuk silakan beristirahat di tempat yang aman, seperti pos polisi, pos Dishub dan Stasiun pengisian bahan bakar.

“Utamakan keselamatan, jika sudah capek ada baiknya istirahat dulu,” tandasnya.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help