TribunJambi/

Penerimaan CPNS

Tes CPNS Direncanakan Akhir Tahun

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD),

Tes CPNS Direncanakan Akhir Tahun
TRIBUNJAMBI/AWANG AZHARI
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD), memastikan akan membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui jalur umum 2016. Namun hingga kini Pemkab Sarolangun belum mengetahui berapa kuota yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sarolangun, Thabroni Rozali mengatakan, pihaknya belum mendapatkan petunjuk dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) soal kapan waktu untuk membuka penerimaan CPNS 2016 tersebut. Namun, ajuan kuota sebanyak 700 lebih CPNS sudah diterima Pemerintah Pusat.

“Mungkin akhir 2016 ini, mengenai bulan berapa, kita belum tahu pasti. Yang jelas kuota sudah kita ajukan dan sudah diterima Pemerintah Pusat,” kata Sekda, Kamis (23/6).

Walaupun sudah ada petunjuk dari pusat sebut Sekda, namun Pemkab Sarolangun belum mendapatkan berapa kuota CPNS tersebut.

“Kalau kuota yang kita ajukan lebih dari 700 orang. Namun belum tahu apakah kuota yang kita ajukan akan diterima semuanya. Kita sangat berharap penerimaan CPNS kali ini bisa mencukupi kekurangan pegawai dijajaran Pemkab Sarolangun,” sebtutnya.

Terkait sistem penerimaan sambung Thabroni, sama seperti tahun sebelumnya. Yakni akan menggunakan sistem CAT.

“Selain tes kemampuan bidang (TKB) dan tes kemampuan dasar (TKD), diwajibkan pula para peserta tes untuk mengikuti wawancara. Sistem kelulusannya juga menggunakan rangking, walaupun dinyatakan lulus tes bukan berarti dinyatakan sebagai CPNS, karena ada perangkingan nilai kelulusan,” terangnya.

Diketahui soal perekrutan CPNS Kabupaten Sarolangun 2016 ini, masih menunggu petunjuk dari pusat. Sarolangun sudah mengajukan sebanyak 700 lebih formasi CPNS di lingkup Pemerintahan Kabupaten Sarolangun.

“Kita masih menunggu petunjuk dari pusat. Soal formasi yang telah kita ajukan sebanyak 700 lebih. Itu didominasi untuk tenaga medis, pendidik dan juga penyuluh pertanian,” ucap Sekda.

Laporan yang diterima dari BKD sambungnya, memang ketiga formasi itu sangat dibutuhkan Pemkab Sarolangun saat ini. Kalau berbicara kurangnya tenaga PNS di Kabupaten Sarolangun, Pemkab memang masih banyak membutuhkan Pegawai Negeri Sipil.

“Kalau ditanya kurangnya PNS memang kita masih membutuhkan, seperti lulusan dari Pertambangan, Perikanan, Perkebunan dan tenaga tekhnis fital lainnya,” ungkap Thabroni.

Penulis: heru
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help